Bakal Diperiksa Lagi Hari Ini, Heriyanti Akidi Tio Sesak Nafas, Suami Keluar Rumah Cari Oksigen
Heriyanti dikabarkan mengalami sesak nafas di kediamannya di Jalan Tugu Mulyo Kecamatan IT Palembang di tengah jadwal pemeriksaan, Selasa (3/8/2021)
Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Sialagan mengatakan Heriyanti menjanjikan sumbangan itu cair hari ini.
Janji itu disampaikan Heriyanti setelah pemeriksaan selama 8 jam di Polda Sumsel, Senin (2/8/2021).
"Jika pun tidak cair tidak masalah, besok (Selasa) akan diperiksa lagi karena masih dalam tahap pemeriksaan," kata Hisar kepada wartawan di Mapolda Sumsel, Senin (2/8/2021) malam.
Baca juga: Menantu Akidi Tio Bekerja Sopir Taksi Online, Masih Tegaskan Uang Rp 2 Triliun Itu Ada
Kepada polisi, Heriyanti berjanji untuk mencairkan donasi itu melalui bilyet giro.
Namun, polisi mengaku belum melihat bilyet giro hingga Senin malam atau setelah Heriyanti diperiksa.
"Ini kan kita masih pertanyakan dengan Ibu Heriyanti. Kalau kita kan lebih cepat lebih bagus. Niatnya kan baik, masak kita harus perlakukan tidak baik?" kata Supriadi.
Sementara itu, saat berita ini diturunkan tepatnya pukul 12.24 WIB, tidak ada tanda-tanda kehadiran Heriyanti di gedung Widodo Budidarmo Ditreskrimum Polda Sumsel.
Beberapa penyidik yang ditanya awak media juga belum bersedia berkomentar mengenai kepastian jadwal pemeriksaan Heriyanti hari ini.
Heriyanti Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Kasus Dugaan Penipuan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan kronologi laporan terhadap anak Akidi Tio, Heriyanti.
Yusri mengatakan, Heriyanti dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seseorang berinisial JBK. Laporan itu dibuat pada Februari 2020.
"Bulan Februari tahun 2020 lalu memang ada laporan polisi ke Polda Metro Jaya. Pelapornya adalah saudara JBK inisialnya," kata Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (3/8/2021).
Baca juga: Gaduh Rp 2 Triliun dari Akidi Tio, Beredar Foto Bilyet Giro hingga Disebut Duit Ada di Singapura
JBK melaporkan Heriyanti atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan yang terjadi sejak tahun 2018.
Ketika itu, Heriyanti mengajak JBK untuk berbisnis. Terdapat 3 item bisnis yang dijalankan keduanya.
"Mulai dari kerjasama dalam orderan songket, kemudian juga ada orderan AC, dan satu lagi pekerjaan interior. Total semuanya Rp 7,9 miliar," ungkap Yusri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/heriyanti-akidi-tio-dikabarkan-mengalami-sesak-nafas-2.jpg)