Breaking News:

PON Papua

Targetkan Dulang 180 Emas PON Papua, DKI Waspadai Jawa Barat dan Jawa Timur

Guna memenuhi ambisi meraih juara umum, DKI Jakarta menargetkan bisa mendulang 180 medali emas PON Papua.

ISTIMEWA
JT Pro di event hitung mundur PON Papua 2021. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.OM, GAMBIR - Guna memenuhi ambisi meraih juara umum, DKI Jakarta menargetkan bisa mendulang 180 medali emas PON Papua.

Hal ini disampaikan Sekretaris Umum (Sekum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jamron saat dihubungi TribunJakarta.com.

“Hitungan kami minimal 25 persen dari yang dipertandingkan, 25 persen dari total medali emas yang diperebutkan. Angkanya kurang lebih 170 sampai 180 medali emas,” ucapnya, Selasa (3/8/2021).

Bala diri dan atletik pun menjadi cabang olahraga unggulan DKI Jakarta dalam mendulang emas di PON Papua mendatang.

Pasalnya, ada banyak medali emas yang diperebutkan di kedua cabang tersebut.

“Kami strateginya di cabor yang banyak dipertandingkan, karena potensi emasnya besar,” ujarnya.

Dalam mewujudkan ambisi DKI menjadi juara umum, Jawa Barat dan Jawa Timur menjadi saingan yang paling diperhitungkan.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Kronologi Atlet Anggar Pelatda PON 2021 Meninggal Setelah Motornya Tabrak Angkot

Terlebih, Jawa Barat merupakan juara umum saat menjadi tuan rumah PON XIX pada 2016 lalu.

“Mantan juara umum kemarin, Jawa Barat persiapannya luar biasa. Jawa Timur juga luar biasa,” kata dia.

Selain itu, DKI juga mewaspadai Papua yang bertindak sebagai tuan rumah dalam perhelatan PON kali ini.

Baca juga: Persiapan Tim Futsal PON Banten Terganggu PPKM Darurat, Tim Pelatih Cari Akal untuk Latihan Langsung

Apalagi, Papua mengikuti seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan dalam PON yang akan digelar Oktober mendatang.

Baca juga: Kaltim dan Jatim Jadi Lawan Berat, Gulat DKI Jakarta Hanya Incar 1 Medali Emas di PON Papua

“Tuang rumah juga jangan dianggap enteng, mereka bergerak all out. Semua cabor mereka ikut dan orang Papua kita kenal juga sebagai pekerja keras,” tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved