Breaking News:

BOR RS Covid-19 50 Persen, Wagub DKI: Turunnya Drastis

Ahmad Riza Patria memastikan, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 kini sudah menurun drastis.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
GETTY IMAGES via BBC INDONESIA
Ilustrasi Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 kini sudah menurun 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 kini sudah menurun drastis.

"Sekarang tinggal 50 persen rumah sakit yang terisi. Ruang ICU 76 perseb. Jadi turun drastis," ucapnya, Rabu (4/8/2021).

Angka ini jauh lebih baik dibandingkan saat gelombang kedua penyebaran Covid-19 melanda ibu kota di awal Juli 2021 lalu.

Saat itu, tingkat keterisian tempat isolasi bisa mencapai 97 persen dan ruang ICU di 140 RS rujukan menembus 95 persen.

"Jadi ini angka cukup signifikan penurunannya, sebelumnya kan sampai antre juga di selasar IGD," ujarnya di Balai Kota.

Baca juga: 2 Tahun Covid-19 Tak Pengaruhi Pergerakan Narkotika di Bandara Soetta, Polisi: Sama Kayak Normal

Politisi Gerindra ini pun berharap, kasus penyebaran Covid-19 di ibu kota bisa semakin menurun seiring perpanjangan PPKM Level 4 yang ditetapkan pemerintah pusat.

Adapun PPKM Level 4 ini diperpanjang Presiden Joko Widodo hingga 9 Agustus 2021 mendatang.

Baca juga: Begini Perkembangan Terbaru Covid-19 DKI Hari Ini

"Mudah-mudahan beberapa hari ke depan turun lagi, kita berdoa, kita kerja bersama-sama dengan semua stakeholder dan instansi," kata dia.

Tak lupa, Ariza turut mengajak seluruh warganya turut aktif menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan aturan PPKM Level 4 yang ditetapkan pemerintah.

Kemudian, bila menemui adanya pelanggaran, Ariza pun meminta masyarakat melapor lewat aplikasi Jakarta Kini (JAKI).

Baca juga: NIK Dicatut WNA Bernama Lee In Wong, Wasit Ridwan Gagal Ikut Vaksinasi Covid-19 di Cikarang

Ariza menjamin, laporan tersebut bakal langsung ditindaklanjuti dan identitas pelapor dirahasiakan.

"Masyarakat juga mari kita dukung semua kerja bersama ini untuk menurunkan penyebaran Covid di DKI," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved