Breaking News:

Olimpiade Tokyo 2020

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Langsung Disambut Menpora

Peraih medali emas Olimpiade Tokyo, Jepang, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, mendarat di Gedung VVIP Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Kamis (5/8)

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Tangkapan layar siaran langsung di YouTube kedatanganan Tim ganda puteri bulutangkis Indonesia Peraih medali emas Olimpiade Tokyo, Jepang, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu di Gedung VVIP Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Kamis (5/8/2021) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Tim ganda puteri bulutangkis Indonesia Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Jepang, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, mendarat di Gedung VVIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (5/8/2021) dini hari.

Di dalam rombongan ikut juga Anthony Sinisuka Ginting, peraih medali Perunggu Olimpiade pada cabang bulutangkis tunggal putera.

Kemudian, peraih medali perunggu di cabang olahraga angkat besi, serta ada 35 orang yang terbang menggunakan pesawat Jepang Airlines JL 729.

Kedatangan mereka pun disaksikan langsung oleh Menpora Zainudin Amali dan pejabat yang hadir di ruang VVIP tersebut.

Harusnya, buket bunga diserahkan langsung oleh Zainudin namun, harus menerapkan secara ketat protokol kesehatan, maka pengambilan buket bunga dilakukan sendiri-sendiri.

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 2 Kelas 2 SD Halaman 45 Tentang Wujud Benda

"Kami mewakili bangsa Indonesia, bapak Presiden, mengucapkan selamat datang kepada kontingen dalam kelompok terbang terakhir, disertai dengan ucapan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya," kata Zainudin dalam siaran langsungnya di YouTube.

Menurutnya, prestasi yang digapai para atlet Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020 sangat mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.

Hal itu juga dapat meningkatkan imun untuk masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19 ini.

"Ini seperti imun booster untuk kami, masyarakat Indonesia di tengah Pandemi Covid-19," ucap Zainudin.

Baca juga: Beda Pengakuan PSSI & Polri, Kompetisi Liga 1 Belum Dapat Izin Polisi: Harus Ada Rekomendasi Dulu

Sementara, Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna mengatakan, para atletnya sudah berjuang penuh tekanan di ajang olahraga tertinggi di dunia itu.

Bukan hanya karena mental harus bertanding dengan masing-masing jagoan negara, melainkan juga di tengah tekanan Pandemi Covid-19.

"Beda sekali, selain memang karena lawannya, juga mereka ini bertanding di tengah pandemi Covid-19. Ini sudah sangat terbaik yang diberikan para atlet untuk bangsa Indonesia," ujar Agung.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved