Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Pemkot Bekasi Siapkan 49 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca untuk Pegawai Industri dan UMKM

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyiapkan sebanyak 49.000 dosis vaksin AstraZeneca untuk pegawai Industri dan pelaku UMKM

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Freepik.com
Ilustrasi vaksin Covid-19 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyiapkan sebanyak 49.000 dosis vaksin AstraZeneca untuk pegawai Industri dan pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM).

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dengan pemimpin perusahaan dan perwakilan pelaku UMKM terkait rencana vaksinasi.

Pimpinan perusahaan dan pelaku UMKM yang turut hadir diantaranya, Asosiasi Perusahaan Indonesia (APINDO) Kota Bekasi, Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) Kota Bekasi.

Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri BBPLK Kota Bekasi, Forum Komunikasi HRD Indonesia, Komunitas UMKM Tangan di Atas, Komunitas Jaringan Pengusaha Nasional, dan Komunitas UMKM Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia.

"Pelakasanaannya telah dimulai kita targetkan rampung 9 Agustus (2021) sebanyak 49.000 dosis vaksin," kata Rahmat, Kamis (5/8/2021).

Di Kota Bekasi lanjut dia, terdapat kurang lebih 2000 perusahaan dengan jumlah karyawan mencapai 85.000 orang.

"Pelaksanaan vaksinasinya akan dilakukan secara rayonisasi di perusahaan masing-masing," jelas dia.

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Bus AKAP Masih Terparkir di Terminal Pulo Gebang

Baca juga: BPK Temukan Pemborosan Anggaran Pemprov DKI Sebesar Rp1,19 M untuk Beli Alat Rapid Test Covid-19

Baca juga: Yatim Piatu Karena Covid-19, Dua Remaja di Kota Tangerang Jadi Anak Angkat Kapolres

Pria yang akrab disapa Pepen ini menambahkan, program vaksinasi untuk pegawai industri dan pelaku UMKM bagian dari upaya pencegahan penularan Covid-19.

"Dilakukan vaksinasi guna untuk meminimalisir adanya bentuk penularan sebagai pencegahan pada masa pandemi ini, karena beberapa perusahaan memproduksikan melalui tangan dan masuknya bahan baku yang tidak diketahui keberadaan virus di mana saja," jelas dia.

Untuk teknis pelakasanaan vaksinasi, Pemkot Bekasi melalui dinas terkait akan berkoordinasi dengan pihak perusahaan.

"Untuk vaksin industri perusahaan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja, sedangkan UMKM akan diatur Dinas Koperasi dan UMKM untuk penjadwalan masing-masing," tegasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved