Breaking News:

Heboh Dinar Candy

Dinar Candy Datangi Polres Jakarta Selatan, Jalani Wajib Lapor: Masih Syok, Belum Bisa Makan 

Artis Dinar Candy mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (9/8/2021) malam, usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pornografi.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Artis Dinar Candy mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani wajib lapor pada Senin (9/8/2021) malam. 

"Ya ditanya gimana keadaan aku, masih stress atau gimana. Nanti dijadwalin buat ke psikiater, terus ya kayak tanda tangan gitu lah wajib lapornya," ujar dia.

Dinar Candy mengaku masih syok lantaran terjerat kasus hukum.

TONTON JUGA

"Sejauh ini ya gitu lah, belum bisa makan lah gitu. Makan nasi belum dari kemarin, ini makannya buah-buahan dari kemarin. Masih kayak syok gitu," tutur Dinar.

Dinar Candy telah ditetapkan sebagai tersangka setelah melakukan aksi protes perpanjangan PPKM dengan mengenakan bikini di pinggir jalan.

"Dari alat bukti yang dikumpulkan maka selesai kita melaksanakan pemeriksaan dan diakhiri gelar perkara, maka kasus ini dinyatakan layak naik penyidikan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah, Kamis (5/8/2021).

"Maka kita menetapkan saudara DC ini sebagai tersangka dalam tindak pidana pornoaksi," tambahnya.

Dinar Candy di kediamannya di kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan, Jumat (6/8/2021).  Selebriti Dinar Candy curhat setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi.
Dinar Candy di kediamannya di kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan, Jumat (6/8/2021). Selebriti Dinar Candy curhat setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi. (Tribunnews.com/Bayu Indra Permana)

Dinar Candy dijerat Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Kendati demikian, polisi tidak menahan Dinar Candy karena dinilai bersikap kooperatif saat menjalani pemeriksaan.

"Masih dipertimbangkan, kemungkinan besar tidak dilakukan penahanan karena yang bersangkutan (Dinar Candy) kooperatif," ujar Azis.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved