Nasib Pilu ART Asal Pemalang

Polisi Periksa Kekasih Wanita yang Mayatnya Ditemukan Terbungkus Kardus di Cakung

Unit Reskrim Polsek Cakung dan Satreskrim Polrestro Jakarta Timur, tante korban, Waryuni (40) mengatakan kekasih keponakannya kini diperiksa.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tante korban, Waryuni (40) saat mengurus pengambilan jenazah keponakannya Maroah (17) di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Kasus pembunuhan perempuan yang mayatnya ditemukan terbungkus kardus dan diikat tali di Jalan Raya Bekasi, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur pada Selasa (10/8/2021) mulai menemui titik terang.

Setelah identitas korban diketahui merupakan Maroah (17), warga Kota Pemalang, Provinsi Jawa Tengah yang sudah sekitar dua bulan bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Jakarta.

Merujuk informasi disampaikan jajaran Unit Reskrim Polsek Cakung dan Satreskrim Polrestro Jakarta Timur, tante korban, Waryuni (40) mengatakan kekasih keponakannya kini diperiksa jadi saksi.

"Pacarnya sudah dibawa sama pak polisi, tapi enggak tahu apa dia benar pelakunya atau bukan. Kata pak polisi sekarang pacarnya masih diperiksa," kata Waryuni di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (11/8/2021).

Namun dia tidak mengetahui pasti sosok kekasih Maroah yang kini masih bersatus saksi dalam kasus pembunuhan karena tidak pernah bertemu langsung dan kondisi hubungan keponakannya.

Sepengetahuan pihak keluarga hanya saat berangkat ke Jakarta untuk bekerja jadi ART, Maroah pergi bersama kekasihnya yang kini diperiksa sebagai saksi oleh jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur.

"Dia berangkat ke Jakarta sama pacarnya sekitar dua bulan lalu. Tapi kalau tinggalnya di mana saya enggak tahu. Sepengetahuan pihak keluarga almarhumah belum menikah," ujarnya.

Baca juga: Identitas Mayat Perempuan Terbungkus Kardus di Cakung Terungkap, Seorang ART Berusia 17 Tahun

Waryuni menuturkan identitas keponakannya diketahui pada Selasa (10/8/2021) jajaran Unit Reskrim Polsek Cakung dan Satreskrim Polrestro Jakarta Timur menyampaikan kabar duka ke pihak keluarga lalu meminta datang.

Pihak keluarga diminta datang ke RS Polri Kramat Jati guna melakukan pencocokan sampel DNA karena jasad Maroah ditemukan tanpa identitas, hasil pencocokan DNA tersebut sesuai.

"Almarhumah biasanya langsung komunikasi sama kedua orangtuanya di kampung. Keluarga di Jakarta cuman saya doang, kalau sama saya enggak banyak komunikasi. Makannya saya enggak tahu banyak," tuturnya.

Tante korban, Waryuni (40) saat mengurus pengambilan jenazah keponakannya Maroah (17) di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2021).
Tante korban, Waryuni (40) saat mengurus pengambilan jenazah keponakannya Maroah (17) di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Sebelumnya Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara Tim Identifikasi Polrestro Jakarta Timur Maroah diduga dalam kondisi hamil.

"Kalau melihat dari kondisi fisik dan hasil pemeriksaan sementara diduga sedang hamil. Tapi untuk pastinya kita menunggu hasil autopsi," kata Satria, Selasa (10/8/2021).

Ini identitas korban

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved