Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Sudah Vaksin Dua Kali, Bisa Terbang di Bandara Soekarno-Hatta Hanya dengan Tunjukkan Negatif Antigen

Kementerian Perhubungan mengeluarkan aturan baru untuk penumpang pesawat terbang dalam masa PPKM Level 4

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang masih dipenuhi penumpang pada hari pertama peniadaan mudik, Kamis (6/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kementerian Perhubungan mengeluarkan aturan baru untuk penumpang pesawat terbang dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang diperpanjang sampai 16 Agustus 2021.

Berdasarkan aturan baru tersebut, penumpang pesawat terbang bisa menunjukan surat keterangan Antigen negatif Covid-19.

Tapi, ketentuan di atas hanya berlaku kepada calon penumpang yang sudah divaksin Covid-19 sebanyak dua dosis.

PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama (KCU) Bandara Soekarno-Hatta pun sudah memberlakukan peraturan tersebut mulai hari ini.

"Iya sudah (berlaku)," ujar Senior Manager of Branch Communicaton & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Holik Muardi saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Rabu (11/8/2021).

"Sudah diberlakukan (di Bandara Soekarno-Hatta) dan SE Nomor 62 tahun 2021 Kemenhub sudah keluar juga," tambah dia lagi.

Sebagai informasi, di dalam aturan sebelumnya yakni SE nomor 57 Kemenhub menjelaskan semua penumpang pesawat terbang wajib membawa vaksin minimal dosis pertama dan surat negatif Covid-19 menggunakan metode PCR 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Baca juga: Suntikan Vaksin Kosong ke Anak di Jakarta Utara, Perawat Terancam Pidana 1 Tahun Penjara

Baca juga: Kondisi Perhotelan di Tangsel Semakin Mengkhawatirkan, Tak Ada yang Staycation Selama PPKM

Baca juga: Fakta-fakta Tragedi Kebakaran Maut di Tangerang, Didalangi Mantan Pacar yang Tidak Direstui Orangtua

Bila penumpang sudah dosis kedua pun tetap wajib membawa surat negatif Covid-19 menggunakan metode PCR.

Namun, ada perubahan diperaturan yang tertuang dalam SE Nomor 62 Tahun 2021 tentang Petunjuk Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.

Aturan barunya adalah:

1. Pelaku perjalanan dengan transportasi udara dari dan ke Jawa dan Bali serta daerah dengan Kategori PPKM Level 4, 3, dokumen kesehatannya adalah kartu vaksin minimal dosis pertama dan negatif tes RT-PCR 2x24 jam sebelum keberangkatan.

2. Untuk antar Kota atau antar Kabupaten di dalam wilayah Jawa dan Bali dokumen kesehatannya kartu Vaksin minimal dosis pertama dan negatif tes RT - PCR 2x24 jam atau kartu vaksin dosis kedua dan negatif Rapid Test Antigen 1 x 24 jam sebelum keberangkatan. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved