Breaking News:

Ucok Baba Kena Palak Preman

Tim Jaguar Tangkap Preman yang Palak Kafe Ucok Baba

Kafe milik artis dan juga komedian senior Ucok Baba di Jalan Pala Bali, Pondok Terong, Kota Depok, menjadi sasaran aksi pemalakan pada Senin (9/8/2021

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
Tim Jaguar Polres Metro Depok
Pelaku ketika diamankan oleh Tim Jaguar Polres Metro Depok 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BOJONGGEDE – Kafe milik artis dan juga komedian senior Ucok Baba di Jalan Pala Bali, Pondok Terong, Kota Depok, menjadi sasaran aksi pemalakan pada Senin (9/8/2021) dua hari lalu.

Tak butuh waktu lama, aparat kepolisian pun dapat segera meringkus pelakunya yang berinisial ID, selang beberapa jam setelah menerima laporan pemalakan ini.

Kepala Tim Jaguar Polres Metro Depok, Iptu Winam Agus, mengatakan, pelaku meminta uang secara paksa pada Ucok Baba.

“Tgl 9 Agustus 2021 sore, Jaguar menerima laporan masyarakat adanya aksi minta uang dengan paksa terhadap sebuah cafe yang diketahui pemiliknya saudara Ucok Baba di Jalan Pala Bali, Pondok Terong, lanjut jelang petang Jaguar ke TKP,” jelas Winam lewat pesan singkatnya pada TribunJakarta, Rabu (11/8/2021).

Setibanya di lokasi, Winam mengatakan pihaknya pun meminta keterangan dari Ucok Baba, dan didapati fakta bahwa pelaku sudah dua kali melakukan aksi pemalakan tersebut.

“Yang pertama tidak dilayani, nah yang kedua ini preman tersebut datang lagi dan mabuk marah-marah,” kata Winam.

Baca juga: Ganjil Genap Diberlakukan, Dirlantas Polda Metro Jaya Imbau Pengendara Tetap Bawa STRP

Baca juga: Sudah Vaksin Dua Kali, Bisa Terbang di Bandara Soekarno-Hatta Hanya dengan Tunjukkan Negatif Antigen

Baca juga: Identitas Mayat Perempuan Terbungkus Kardus di Cakung Terungkap, Seorang ART Berusia 17 Tahun

“Karena tidak mau ada keributan, diberilah preman tersebut uang sebesar Rp 500 ribu,” sambungnya lagi.

Winam mengatakan, dari keterangan Ucok Baba, tindakan pelaku sudah masuk kategori pidana.

“Dari hasil keterangan tersebut sudah kategori pidana, meresahkan warga dan orang usaha di masa pandemi korona ini,” bebernya.

Setelah meminta keterangan dari Ucok Baba, Winam mengatakan pihaknya juga mencari informasi pada warga sekitar terkait keberadaan pelaku.

Usaha ini pun berbuah manis, keberadaan pelaku diketahui dan pihaknya pun langsung melakukan penangkapan.

“Kami geledah badannya tidak ditemukan sajam (senjata tajam). Ketika kami geledah posnya, kami temukan sajam, namun mereka tidak mengakuinya,” tutur Winam.

“Akhirnya ID kami bawa ke komando (Polres Metro Depok) berikut satu orang lagi kami bawa juga sebagai saksi,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved