Breaking News:

11.349 WNA Masuk Indonesia dari Bandara Soekarno-Hatta Dalam Sebulan, Didominasi Warga Jepang

Sementara, Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Romi Yudianto mengatakan, diperiode yang sama tercarat ada 25.932 WNA meninggalkan Indonesia

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Antrean penumpang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang masih mengular pada hari pertama larangan mudik, Kamis (6/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Selama satu bulan lebih, belasan ribu warga negara asing (WNA) masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut data yang didapatkan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta, dari 3 Juli sampai 12 Agustus 2021 ada 11.349 WNA masuk Indonesia.

Sementara, Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Romi Yudianto mengatakan, diperiode yang sama tercarat ada 25.932 WNA meninggalkan Indonesia.

"Orang asing yang keluar dari wilayah Republik Indonesia didominasi oleh WNA berkewarganegaraan Jepang sebanyak 4.373 orang," kata Romi dalam keterangannya, Kamis (12/8/2021).

Disusul WNA asal Tiongkok sebanyak 3.367 orang, lalu WNA Korea Selatan ada 1.904 orang.

Baca juga: Kronologis Pemukulan Diplomat Nigeria yang Diduga Dilakukan Petugas Imigrasi, Kasus Berakhir Damai

Kemudian ada WNA asal Amerika Serikat sebanyak 1.833 orang dan terakhir WNA dari Rusia sebanyak 980 orang.

"Kantor Imigrasi Soeakrno-Hatta juga telah menolak 87 Warga Negara Asing (WNA) karena alasan keimigrasian," sambung Romi.

ILUSTRASI suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta saat masa pengetatan mudik Lebaran 2021, Senin (25/5/2021).
ILUSTRASI suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta saat masa pengetatan mudik Lebaran 2021, Senin (25/5/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Menurut dia, hal tersebut sesuai dengan pemberlakuan Permenkumham Nomor 27 tahun 2021 2021 tentang Pembatasan Orang Asing Masuk ke Wilayah Indonesia Dalam Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Serta penolakan atas rekomendasi Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soeakrno-Hatta karena WNA yang bersangkutan tidak memenuhi kriteria yang diatur di dalam Addendum Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 8 Tahun 2021. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved