HUT Ke 76 RI
Sosok Husein Mutahar Pencipta Lagu Hari Merdeka 17 Agustus, Dapat Perintah Penting dari Soekarno
Berikut sosok Husein Mutahar atau H Mutahar pencipta lagu Hari Merdeka atau 17 Agustus yang sering didengar saat Hari Kemerdekaan.
TRIBUNJAKARTA.COM - Berikut sosok Husein Mutahar atau H Mutahar pencipta lagu Hari Merdeka atau 17 Agustus.
17 Agustus tahun 45. Itulah hari kemerdekaan kita. Lirik tersebut adalah penggalan lagu 17 Agustus berjudul Hari Merdeka.
Lagu Hari Merdeka sering terdengar menjelang hari kemerdekaan Indonesia yang diperingati setiap 17 Agustus.
Pencipta lagu 17 Agustus atau Hari Merdeka adalah Husein Mutahar atau yang dikenal H Mutahar.
Baca juga: Kesetiaan dan Perjuangan, Sisi Lain Tereksposenya Makam Tokoh Pejuang Kemerdekaan Mayor. M Hasibuan
Husein Mutahar adalah sosok yang terlibat dalam sejarah perjuangan Indonesia menuju kemerdekaan.
Lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 5 Agustus 1916, Husein Mutahar dikenal sebagai komposer musik Indonesia, terutama di kategori lagu kebangsaan dan lagu anak-anak.
Selain Hari Merdeka, Husein Mutahar menciptakan Himne Syukur, Dirgahayu Indonesiaku, Gembira, Tepuk Tangan Silang-Silang, Mari Tepuk, Slamatlah, Jangan Putus Asa, Saat Berpisah, dan Himne Pramuka.
Husaein Mutahar yang wafat di Jakarta pada 9 Juni 2004 itu adalah penyelamat bendera Merah Putih saat Soekarno dan Hatta diasingkan Belanda.
Baca juga: Kelanjutan Kasus Mural Mirip Presiden Jokowi 404: Not Found, Polisi Belum Menemukan Titik Terang
Dikutip dari Tribun Jateng, Husein Mutahar pernah diperintahkan Presiden Soekarno untuk menyelamatkan bendera pusaka saat situasi Kota Yogyakarta, yang menjadi ibu kota Indonesia, dalam keadaan sulit.
Saat itu, pada 1948, tentara Belanda melancarkan serangan besar-besaran sebagai rangkaian dari agresi militer ke-2.
“Aku tidak tahu apa yang akan terjadi pada diriku. Dengan ini, aku memberikan tugas kepadamu pribadi. Dalam keadaan apa pun, aku memerintahkan kepadamu untuk menjaga bendera ini dengan nyawamu," demikian Soekarno kepada Husein Mutahar dalam buku "Bung Karno: Penjambung Lidah Rakjat" karya Cindy Adams.
Pada agresi militer II, serangan yang dipimpin Van Mook itu melibatkan pesawat-pesawat terbang P-51 yang melintas rendah di atas Kota Yogyakarta.
Dalam waktu singkat, Yogyakarta diduduki.
TONTON JUGA:
Pangkalan Udara Maguwo direbut dan markas komando militer kota juga dibom.
Bung Karno dan Bung Hatta ditawan oleh Belanda. Keduanya dibuang ke Berastagi, Sumatera Utara, sebelum dibuang ke Pulau Bangka.
Dikutip dari buku Berkibarlah Benderaku: Tradisi Pengibaran Bendera Pusaka yang ditulis oleh Bondan Winarno, Mutahar langsung menjalankan perintah Bung Karno. Ia langsung menerima perintah Presiden di masa genting itu.
Baca juga: Jelang HUT ke-76 Indonesia, Penumpang KRL Diminta Berdiri Sikap Sempurna Memperingati 17 Agustus
"Bendera ini tidak boleh jatuh ke tangan musuh," demikian kata Soekarno.
Mutahar lantas memikirkan cara membawa bendera pusaka tersebut.
Selanjutnya, disebutkan bahwa Husein Mutahar dibantu oleh seseorang bernama Pernadinata, untuk membuka jahitan bendera menjadi dua.
Dengan demikian, bendera Merah Putih terlihat sebagai dua kain berwarna merah dan putih.
Pasca Agresi Militer II Belanda, 6 Juli 1949, Bung Karno dan Bung Hatta kembali ke Yogyakarta setelah diasingkan Belanda.
Sebulan kemudian, 17 Agustus 1949, bendera pusaka dikibarkan kembali di Gedung Agung Yogyakarta untuk memperingati hari ulang tahun ke-4 RI.
Atas jasanya menjaga bendera pusaka, Mutahar mendapatkan anugerah Bintang Mahaputera pada 1961.
Selain menciptakan lagu 17 Agustus, Husein juga merupakan tokoh iutama pendiri gerakan Pramuka Indonesia.
Ia juga berjasa sebagai tokoh pencetus ide Paskibraka.
Lagu Kebangsaan yang Didengarkan pada 17 Agustus
Berikut ini deretan lagu yang biasa dikumandangkan pada 17 Agustus beserta liriknya.
1. Indonesia Raya
Lagu ini diciptakan oleh WR Supratman. Lirik asli Indonesia Raya memiliki 3 stanza.
Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu
Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
2. 17 Agustus (Hari Merdeka)
Lagu 17 Agustus sering diputar pada momen perayaan kemerdekaan Indonesia. Berikut ini liriknya.
17 Agustus tahun 45
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka, nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Mer.. de.. ka..
Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih di kandung badan
Kita tetap, setia
Tetap sedia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap, setia
Tetap sedia
Membela negara kita
3. Bagimu Negeri
Kusbini menciptakan lagu Bagimu Negeri yang sering dinyanyikan pada Hari Kemerdekaan Indonesia.
Padamu negri
kami berjanji
padamu negri
kami berbakti
Padamu negri
kami mengabdi
bagimu negri
jiwa raga ~ ka ~ mi ~
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Sosok Pencipta Lagu 17 Agustus 'Hari Merdeka', Penyelamat Bendera Pusaka dan Pencetus Ide Paskibraka, https://jabar.tribunnews.com/2021/08/16/sosok-pencipta-lagu-17-agustus-hari-merdeka-penyelamat-bendera-pusaka-dan-pencetus-ide-paskibraka?page=all
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/husein-mutahar-pencipta-lagu-17-agustus-hari-merdeka.jpg)