Antisipasi Virus Corona di Bekasi
Wali Kota Mulai Susun Roadmap Pembukaan Mal di Bekasi
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memastikan, pihaknya tengah menyusun roadmap (panduan) pembukaan mal di masa kebijakan PPKM Level 4
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memastikan, pihaknya tengah menyusun roadmap (panduan) pembukaan mal di masa kebijakan PPKM Level 4.
"Kita sudah susun roadmap-nya, kapan bukan akan kita awasi ketat," kata Rahmat usai memimpin upacara HUT Ke-76 RI di Kantor Pemkot Bekasi, Selasa (17/8/2021).
Kota Bekasi kata dia, dalam perpanjangan PPKM Level 4 hingga 23 Agustus 2021 mendatang masih dalam level 4 dengan pembatasan ketat penutupan kegiatan usaha.
Namun, Rahmat mengungkapkan bakal ada kebijakan pelonggaran seperti pembukaan mal, restoran dan kafe yang boleh melayani makan di tempat.
"(Pelonggaran) ya itu saya lihat untuk ekonomi berjalan, kayak mal (nanti) pengunjungnya dibatasi, lalu sudah wajib vaksin," jelas dia.
Pria yang akrab disapa Pepen ini melanjutkan, kegiatan ekonomi harus bangkit. Sambil pengendalian pandemi Covid-19 dan protokol kesehatan (prokes) tetap berjalan.
"Karena kita kan sekarang mengalami pandemi yang sangat berat hingga meluluhlantakkan aspek sosial, ekonomi, walau bagaimanapun ekonomi harus tumbuh," tegasnya.
Dia mengklaim, dalam dua hari terakhir di wilayahnya tidak ditemukan kasus kematian akibat Covid-19.
"Artinya sudah jauh menurun dan dua hari ini tidak ada angka kematian karena covid-19 ya Alhamdulillah," ucapnya.
Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Wali Kota Bekasi: yang Penting Angka Kematian Zero
Baca juga: Wali Kota Bekasi Sebut Wilayahnya Bebas dari Zona Oranye dan Merah Covid-19
Baca juga: Melihat Makam Tokoh Pejuang Revolusi Mayor M. Hasibuan di Bekasi yang Lama Tak Diketahui
Selain itu, angka kasus aktif di Kota Bekasi juga mulau berangsur turun. Sedangkan angka kesembuhan terus naik sehingga tingkat keterisian ruang isolasi BOR (bed occupancy rate) turun.
"BOR sudah 21 persen, angka kesembuhannya 96 persen, RT yang hijau sudah 94 persen jadi berkat perjuangan bersama," jelas dia.
Kewaspadaan tetap harus dijaga, selama PPKM Level 4, Kota Bekasi akan terus mengupayakan tracking, tracing dan treatment di wilayah jika ditemukan kasus baru.
"Kalau pun terjadi peningkatan kita sedang melakukan tracking ya, jika ditemukan di wilayah ada satu terkonfirmasi minimal lima orang langsung kita tracking," jelas dia.
Berdasarkan data situs corona.bekasikota.go.id, angka kumulatif Covid-19 di Kota Bekasi hingga Selasa (17/8/2021) sebanyak 83.604 kasus terkonfirmasi.
Dari jumlah kumulatif itu, sebanyak 79.982 kasus dinyatakan sembuh, 2.528 masih dalam perawatan atau kasus aktif dan 1.094 kasus Covid-19 meninggal dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pepen-putih-rapih.jpg)