Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Belum Disuntik Vaksin Covid-19, Rumah Warga Pegangsaan Dua Kelapa Gading Dipasangi Stiker

15 rumah warga RW 01 dan 013 di wilayah Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dipasangi stiker belum tervaksin.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Petugas memasang stiker di rumah-rumah warga yang belum mengikuti vaksinasi Covid-19 di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - 15 rumah warga RW 01 dan 013 di wilayah Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dipasangi stiker belum tervaksin.

Penempelan stiker itu sebagai bentuk edukasi dan motivasi agar warga yang belum divaksinasi bisa segera memanfaatkan layanan yang ada.

Lurah Pegangsaan Dua Suci Cyntia Pola Putri mengatakan, pemasangan stiker ini baru bermula dan akan merata ke semua RW.

"Nanti akan merata ke semua RW lainnya sehingga akan mudah termonitor siapa saja yang belum divaksinasi," kata Suci, Jumat (20/8/2021).

Sebelum dilakukan pemasangan stiker, unsur empat pilar bersama pengurus RT/RW setempat memberikan edukasi terkait vaksinasi Covid-19 kepada pemilik rumah.

Petugas juga menanyakan alasan mereka belum ikut vaksinasi hingga saat ini.

"Jika alasannya karena ada penyakit penyerta maka kita sarankan untuk segera konsultasi ke dokter di Puskesmas atau rumah sakit terdekat," kata Suci.

"Itu supaya mendapat surat keterangan bahwa warga tersebut memang tidak boleh divaksin karena faktor kesehatan atau boleh divaksinasi tapi menggunakan jenis vaksin tertentu sehingga ada dasar tertulisnya," sambungnya.

Dengan pemasangan stiker ini, Suci berharap kesadaran warga Pegangsaan Dua untuk ikut vaksinasi Covid-19 akan semakin meningkat.

Pasalnya, selama ini berbagai cara telah dilakukan untuk mengajak warga agar datang ke sentra vaksinasi terdekat.

Berbagai upaya itu misalnya woro-woro vaksinasi di permukiman warga, layanan vaksinasi jemput bola, pemasangan spanduk, dan bentuk sosialisasi lainnya.

"Akhirnya, sampai ke titik ini yaitu pemasangan stiker agar warga termotivasi untuk ikut vaksinasi," ujar Suci.

Suci juga mengimbau kepada warga untuk tidak mudah percaya dengan berita hoaks tentang vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Polisi Ungkap Alasan Pasang Stiker di Rumah Warga yang Belum Divaksin Covid-19

"Akan sangat disayangkan kalau mereka tidak mau divaksin karena vaksinasi dan prokes sebagai bentuk perlindungan dan upaya untuk mempercepat terbentuknya herd immunity di masa pandemi Covid-19," tegas Suci.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved