Bibigsize Jawab Kebutuhan Fashion Muslim Big Size

Bibigsize, usaha fashion muslim wanita big size sekitar tahun 2015. Dimana pasar online masih belum seramai sekarang.

Tayang:
Istimewa
Bibigsize, Fashion Muslim Wanita Big Size. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Populasi perempuan di dunia pada tahun 2020 menunjukkan angka 49,6%.

Jika dilihat dari data jumlah penduduk berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin, ternyata pada tahun 2020 populasi perempuan milenial yang berada di angka 25 hingga 40 tahun adalah yang paling banyak.

Diketahui pula setengah penduduk Indonesia adalah perempuan dan dari 133,54 juta perempuan Indonesia sekitar 25,87% tergolong milenial dan 49,7% adalah pengguna internet.

Oleh karena itu, belanja online di internet didominasi kelompok ini.

Pangsa ini sangat besar, dan populasi wanita muslim begitu luar biasa. Jika disegmentasi lagi, wanita dengan tubuh lebih besar atau lebar, juga cukup banyak.

Baca juga: Sederet Pilihan Model Mukena Cantik, UMKM Ini Ramaikan Tren Fashion Perempuan Muslim Indonesia

Maka, kebutuhan mereka pada fashion big size juga cukup menarik perhatian.

Poin inilah yang dilirik Wira Amalia. Wanita ini memulai Bibigsize, usaha fashion muslim wanita big size sekitar tahun 2015. Dimana pasar online masih belum seramai sekarang.

Apalagi, pangsa untuk pasar fashion muslim dengan ukuran besar untuk orang-orang dengan bobot tubuh lebih besar, masih belum banyak digarap.

Wira awalnya hanya mengambil barang-barang itu dari Pasar Tanah Abang, lalu menjualnya kembali, melalui jalur daring, BBM dan Facebook.

Tapi lama kelamaan, stok barang di Tanah Abang tak selalu sesuai yang ia inginkan untuk ditawarkan ke calon pembelinya.

Baca juga: Kisah Sukses Siswa Jebolan SMK Otomotif Jadi Fashion Designer, Brandnya Kini Dipakai Musisi Terkenal

Ya, barang-barang di Tanah Abang terlalu tua, untuk ditawarkan ke pasar wanita milenial yang jumlahnya lebih luas dan lebih konsumtif itu.

“Lama-lama lihat, kok barang-barangnya makin jelek, ya. Akhirnya sejak 2018, kita putuskan untuk bikin sendiri,” kata Wira, Kamis (26/8/2021).

Selain model yang tak cocok, Wira melihat adanya migrasi pasar jualan online yang beralih ke Instagram.

Hal itu membuatnya harus memikirkan perubahan algoritma di mesin pencarian ini. Itu salah satunya dengan menentukan spesifikasi produk yang lebih tepat, segmented.

Ia pun percaya diri menawarkan produk fashion Muslim dengan ukuran big size ini ke pasar online, karena rata-rata orang yang berbobot tubuh lebih, agak susah mencari pakaiannya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved