Antisipasi Virus Corona di DKI

Dimodif Jadi Ambulans, Mobil Dinas Kelurahan Rorotan Antar Warga Positif Covid-19 ke Rusun Nagrak

Kelurahan Rorotan mengoperasiokan Kendaraan Dinas Operasional (KDO) untuk mengantar jemput warga positif Covid-19.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Kelurahan Rorotan mengoperasiokan Kendaraan Dinas Operasional (KDO) untuk mengantar jemput warga positif Covid-19, Kamis (26/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Kelurahan Rorotan mengoperasiokan kendaraan dinas operasional (KDO) untuk mengantar jemput warga positif Covid-19.

Seperti misalnya pada hari ini, KDO dimanfaatkan untuk mengantar warga RT 002 RW 08 Kelurahan Rorotan yang positif Covid-19 menuju ke tempat isolasi terkendali di Rusun Nagrak.

Lurah Rorotan Idham Mugabe mengatakan, penjemputan dilakukan dengan KDO Kelurahan Rorotan yang sudah dimodifikasi.

"KDO sudah dimodifikasi menjadi ambulan. Untuk hari ini digunakan menjemput seorang laki-laki warga RT 002 RW 08 yang positif Covid-19," ucap Idham, Kamis (26/8/2021).

KDO tersebut dimodifikasi sedemikian rupa dengan penambahan sirine dan ruang bagi pasien di kursi belakangnya.

Dalam prosesnya, penjemputan warga positif Covid-19 tersebut dibantu petugas Puskesmas Kelurahan Rorotan, Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Rorotan.

Warga yang terpapar virus corona itu diantar ke tempat isolasi terkendali Rusun Nagrak untuk mencegah penularan kepada keluarganya yang lain.

Seiring penjemputan, petugas juga melakukan tracing terhadap keluarga pria itu.

"Kami bersama Puskesmas Kecamatan Cilincing dan Puskesmas Kelurahan Rorotan sudah melakukan tracing ke keluarga yang lain, melakukan swab test. Saat ini masih menunggu hasilnya keluar," kata Idham.

Idham berharap hasil baik berpihak pada keluarga yang lain atau tidak terpapar Covid-19.

Apabila nantinya keluarga dari pria itu lain harus isolasi mandiri di rumah, Kelurahan Rorotan akan mengusulkan penyediaan bantuan dari Dinas Sosial.

"Jika memang tidak memungkinkan (isolasi mandiri di rumah), akan dilakukan optimalisasi ke lokasi isolasi terkendali di Rusun Nagrak," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved