1 Orang Tewas Dalam Bentrok 2 Kelompok Ormas di Kampus Unkris Bekasi

Satu orang tewas dalam bentrokan dua kelompok organsiasi masyarakat (ormas) di lingkungan Kampus Unkris, Jalan Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Polisi melakukan evakuasi korban bentrokan di Kampus Unkris Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Selasa (31/8/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - Satu orang tewas dalam bentrokan dua kelompok organsiasi masyarakat (ormas) di lingkungan Kampus Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Jalan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Selasa (31/8/2021).

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Polisi Aloysius Suprijadi mengatakan, dua kelompok ormas diduga terlibat bentrok lantaran masalah internal di dalam tubuh instansi pendidikan tersebut.

"Keributan sekira pukul 14.00 WIB tadi, dua kelompok ormas, terkait dengan masalah internal (kampus)," kata Aloysius kepada wartawan.

Bentrokan lanjut dia, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan terdapat juga korban luka-luka.

"Satu orang meninggal dunia, tiga orang yang kita amankan juga mengalami luka pada kakinya karena berusaha meloncat pagar," jelas dia.

Suasana pasca-bentrokan di lingkungan Kampus Unkris, Jalan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Selasa (31/8/2021). 
 
Suasana pasca-bentrokan di lingkungan Kampus Unkris, Jalan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Selasa (31/8/2021).    (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Aloysius menambah, permasalahan yang terjadi di Kampus Unkris murni persoalan internal.

Dua pihak yang bersengketa sama-sama mebawa massa ormas sehingga terjadi bentrok.

"Satu pihak menggunakan ormas satu dan satu pihak menggunakan ormas lainnya," jelas dia.

Bentrokan berlangsung singkat, kepolisian sampai saat ini masih mengamankan lokasi kawasan kampus guna memastikan kondusifitas wilayah.

Baca juga: Dua Kelompok Bentrok di Lingkungan Kampus Unkris Jatiwaringin, Bekasi

"Saat ini kita evakuasi (korban), kita melakukan cek semua lingkungan sekitar dan juga perkampungan, sudah dalam kondisi aman terkendali," tegas dia.

Adapun permasalahan internal yang dimaksud terkait pergantian jabatan rektorat, polisi masih mendalami kasus bentrok hingga mengakibatkan korban tewas.

"Masih dilakukan penyidikan dan pengumpulan data-datanya," jelasnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved