Breaking News:

Korban Kebakaran di Bintaro Masih Tidur Beralas Karung, Janji Wakil Wali Kota Tangsel Belum Dipenuhi

Janji Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, yang mengatakan akan menyewakan rumah kontrakan bagi korban kebakaran Kampung Pemulung belum dipenuhi

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Korban kebakaran di Kampung Pemulung Bintaro, Jalan Haji Sarmili, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) - Janji Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, yang mengatakan akan menyewakan rumah kontrakan bagi korban kebakaran Kampung Pemulung belum dipenuhi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Janji Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, yang mengatakan akan menyewakan rumah kontrakan bagi korban kebakaran Kampung Pemulung, Jalan Haji Sarmili, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, bak hisapan jempol belaka.

Sepekan setelah Pilar menyatakan janjinya itu, rumah kontrakan nyaman pengganti rumah yang ludes dilalap sijago merah tak kunjung ada kabarnya.

Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta), Yulia Rahmawati, mengatakan, pihaknya sebagai pelaksana program, masih menunggu pihak Kelurahan yang sedang mencarikan rumah kontrakannya.

"Kalau dari kami di Disperkimta kami sih sudah siap untuk kontrakin. Cuma kami kan kalau untuk mencarikan kontrakan di wilayah itu kan pak RT bersama Lurah."

"Saat ini, kemarin Kasie saya sudah turun lagi ke lapangan sama Pak Lurah dan Pak RT, itu masih belum dapat kontrakan yang akan menerima si keluarga pemulung ini. Masih belum clear," papar, Yulia, Rabu (1/9/2021).

Korban kebakaran menjual kaleng dan seng Kampung Pemulung Bintaro, Jalan Haji Sarmili, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (27/8/2021).
Korban kebakaran menjual kaleng dan seng Kampung Pemulung Bintaro, Jalan Haji Sarmili, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (27/8/2021). (TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)

Menurut Yulia, jumlah keluarga yang harus diakomodir program penanggulangan bencana itu terlalu banyak. 

"Biasanya sih seminggu dua minggu sudah dapat. Cuma karena ini kan butuhnya lumayan banyak. Yang KK tangsel saja ada 13 KK. Terus sisanya juga yang bukan warga Tangsel juga akan dibuatkan surat keterangan domisili segala macam oleh lurah," jelasnya.

Baca juga: Korban Kebakaran Kampung Pemulung Bintaro Butuh MCK dan Air Bersih

Putra (14), salah satu korban kebakaran Kampung Pemulung, mengatakan, warga Kampung masih tidur di tenda dan alam terbuka hanya beralaskan karung atau kardus.

Tanpa atap, para korban itu tidur langsung di bawah langit malam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved