PTM Terbatas di Kota Bekasi Dimulai Hari ini, SMP Negeri 2 Buka Tujuh Kelas

Kegiatan PTM terbatas dimulai pukul 07.30 WIB, terdapat empat mata pelajaran yang diikuti siswa dalam satu hari hingga pukul 12.00 WIB.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP Negeri 2 Kota Bekasi, Rabu (1/9/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pemerintah Kota Bekasi telah menetapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas tingkat SMP sederajat dimulai hari ini, Rabu (1/9/2021).

Pantauan TribunJakarta.com, sekolah yang telah menggelar PTM terbatas diantaranya SMP Negeri 2 Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur.

Kegiatan PTM terbatas dimulai pukul 07.30 WIB, terdapat empat mata pelajaran yang diikuti siswa dalam satu hari hingga pukul 12.00 WIB.

Kepala SMP Negeri 2 Kota Bekasi Rudy Winarso mengatakan, pihaknya membuka sebanyak tujuh kelas untuk kegiatan PTM terbatas kali ini.

"Pada hari ini kita mendatangkan tujuh ruangan, jadi kelas 7,8, dan 9 bisa hadir di sekolah dengan penjadwalan dan pembagian kehadiran siswa yang datang ke sekolah," kata Rudy.

Dia menjelaskan, masing-masing kelas terdiri dari 18 siswa. Jumlah itu disesuaikan agar tetap menerapkan protokol kesehatan menjaga jarak.

Disamping itu, siswa yang hadir merupakan mereka yang telah mengantongi izin persetujuan orangtua atau wali murid.

"Saat ini masih berjalan dari 70 persen orangtua yang mengizinkan anaknya untuk ikut PTM," jelas dia.

Baca juga: 8 Ribu Pelajar Kota Tangerang Divaksin Pakai Pfizer Sambut Pembelajaran Tatap Muka

Rudy menambahkan, SMP Negeri 2 Kota Bekasi merupakan sekolah yang telah melakukan serangkaian uji coba atau simulasi PTM terbatas sebelum benar-benar digelar hari ini.

"Alhamdulillah hari ini adalah hari pertama siswa melakukan tatap muka terbatas. Mungkin ini kesekian kalinya untuk di Kota Bekasi, jadi ini bukan yang pertama karena kita juga pernah mengawali pada massa transisi kemarin kita sudah lakukan kegiatan PTM," tegasnya.

Sarana dan prasarana penunjang lanjut dia, sudah dipersiapkan secara matang sejak lama.

"Karena melihat perkembangan Covid-19 yang melonjak lagi sehingga sempat terhentikan dan sampai hari ini baru kami mulai lagi kegiatan PTM," jelas dia.

"Tentunya pelaksanaan PTM ini ada dasarnya sesuai dengan SKB 4 Menteri sehingga dasar itulah, bahkan pak presiden pun juga menyampaikan jika wilayah level III pun sudah bisa melaksanakan PTM," tambahnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved