Bocah SMP Kendarai Mobil Pick Up di Kaki Gunung, Tak Panik Ditanya Kang Dedi Soal Barang yang Dibawa

Seorang bocah SMP yang sedang mengendarai mobil pick up di kaki Gunung Sanggabuana, Purwakarta, Jawa Barat tak panik saat diberhentikan Kang Dedi.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kang Dedi Mulyadi Channel
Bocah SMP pengendara mobil Pick Up yang bertemu Kang Dedi Mulyadi. 

Pengemudi itu mengaku saat ini dirinya masih duduk di kelas 1 MTS.

Kang Dedi kemudian tertuju kepada barang yang dibawa di bak terbuka mobil hitam itu.

Disana ada beberapa kue tradisional.

Kue tradisional di mobil pick up yang dikemudikan oleh bocah SMP.
Kue tradisional di mobil pick up yang dikemudikan oleh bocah SMP. (Kang Dedi Mulyadi Channel)

Kepada Kang Dedi, bocah laki-laki itu mengaku akan selamatan di rumahnya.

"Buat selametan bapak, yang buat nenek," tuturnya.

Setelah berbincang singkat, Kang Dedi pun mempersilahkan bocah itu melanjutkan perjalanannya, begitu juga dengan politisi Partai Golkar itu yang kembali menujuke rumah warga yang sakit.

Kang Dedi Nyaris Ditabrak Mobil PLN

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi nyaris ditabrak oleh mobil milik Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Baca juga: Dedi Mulyadi Nyaris Tertabrak Mobil PLN, Sopirnya Langsung Dimarahi: Malu Pak Perusahaan Negara

Sontak saja mantan Bupati Purwakarta itu memarahi sang sopir yang melanggar aturan karena saat itu dia menerobos jalan satu arah.

Peristiwa itu terjadi ketika Kang Dedi, sapaan Dedi Mulyadi, sedang mengendarai sepeda motor.

Saat itu Kang Dedi baru saja mengunjungi pengunjungin hebel yang berniat mengecor jalan.

Di sela jalan pulang mengendarai motor, Dedi Mulyadi yang berbelok kanan dari arah jalan raya menuju jalan kampung nyaris saja bertabrakan dengan mobil bak termuda milik PLN.

Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi (mengendarai motor) nyaris bertabrakan dengan mobil PLN.
Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi (mengendarai motor) nyaris bertabrakan dengan mobil PLN. (Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)

Untungnya Kang Dedi langsung mengerem sehingga tak sampai terjadi kecelakaan.

Kang Dedi yang marah lantaran mobil tersebut melanggar aturan jalan satu arah langsung meminta sopir itu putar balik.

Tak cukup sampai disitu, Kang Dedi kemudian mengejar mobil itu dan meminta sang sopir turun.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved