Antisipasi Virus Corona di DKI
Dinas Kesehatan DKI Bantah Ada Keluarga Pejabat dan Aparat Dapat Vaksin Booster
epala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti memastikan, booster vaksin Covid-19 kini hanya diperuntukan bagi tenaga kesehatan.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti memastikan, booster vaksin Covid-19 kini hanya diperuntukan bagi tenaga kesehatan.
Hal ini disampaikan Widyastuti menanggapi informasi yang menyebut adanya penyuntikan vaksin booster untuk para pejabat dan keluarganya.
"Kami merunut kebijakan pemerintah pusat bahwa booster hanya bagi tim tenaga kesehatan dan penunjang," ucapnya, Kamis (9/9/2021).
Informasi soal adanya penyuntikan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster bagi keluarga pejabat dan aparat ini disampaikan Co-Inisiator LaporCovid-19 Ahmad Arif dalam diskusi virtual yang disiarkan di kanal youtube LaporCovid-19.
"Hari ini saya mendapat laporan adanya booster vaksin ketiga untuk keluarga pejabat dan aparat di salah satu perkantoran swasta di Jakarta, di Jalan Sudirman," ucapnya dikutip Kamis (9/9/2021).
Dalam diskusi itu, ia menyebut, pemberian vaksin booster ini dilakukan secara diam-diam atau tertutup.
"Yang menarik, informasi (pemberian vaksin booster) itu jangan sampai disebarkan ke orang lain. Jadi, ada diam-diam penggunaan vaksin dosis ketiga untuk kalangan elit," ujarnya.
Baca juga: Tinjau Vaksin di Ponpres Minhajurrosyidin Lubang Buaya, Mas Anies Apresiasi Fasilitas
Arif pun sangat menyesalkan pemberian booster vaksin Covid-19 bagi kalangan elit ini.
Pasalnya, masih banyak warga yang tinggal di daerah pelosok kesulitan mendapatkan akses vaksin.
"Masyarakat di luar Jawa, di daerah itu sangat kesulitan sekali mendapatkan vaksin. Bahkan di Jawa sendiri juga masih sangat sulit," kata dia.
Untuk itu, ia mendesak agar Pemprov DKI dan aparat kepolisian menindak oknum pejabat yang sudah menerima vaksin booster.
"Ini harus ditindaklanjuti dengan serius karena menyangkut moral dan vaksin equity yang menjadi salah satu dasar penting bagi kita," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kepala-dinkes-ski-widyastuti-selasa-232021.jpg)