Viral di Media Sosial

Viral Video Siswi SMP di Bulukumba Dibully dan Dilecehkan, Ternyata Pelakunya Segerombolan Bocah SD

Korban berinisial MA dibully secara fisik dan psikis oleh para pelaku hingga sempat tersungkur ke lantai beberapa kali.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
Instagram
Viral video siswi SMP dibully oleh sekelompok anak SD di Bulukumba 

TRIBUNJAKARTA.COM - Viral video seorang siswi SMP menjadi mengalami perundungan atau bully di sekolahnya.

Mirisnya, para pelaku perundungan tersebut ternyata masih duduk di bangku SD.

Korban berinisial MA dibully secara fisik dan verbal oleh para pelaku hingga sempat tersungkur ke lantai beberapa kali.

TONTON JUGA

Peristiwa bullying ini terjadi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dan videonya pun kini viral di media sosial.

MA merupakan siswi SMP di Dusun Turungeng, Desa Lonrong, Kecamatan Ujung Loe.

MA dikeroyok oleh beberapa siswi sekolah dasar (SD) hingga mengalami sakit di bagian leher dan badannya.

Dilansir dari Tribun Timur, aksi perundungan terhadap MA diduga dipicu karena saling ejek.

Baca juga: Minta Netizen Stop Bully Keluarga & Orang Terdekatnya, Medina Zein: Gaada Kerjaan Ngurus Idup Orang?

Tampak dalam video berdurasi 2 menit 42 detik itu, MA mengenakan baju hijau dan celana olahraga hitam.

Terlihat ia dan sejumlah pelaku perundungan berada di sebuah ruang kelas sekolah.

Tak lama kemudian, MA dipukul, didorong, ditampar hingga berulang kali terjatuh di lantai.

Bahkan di akhir video, celana olahraga yang dikenakan MA sempat dipeloroti para pelaku.

Mengetahui hal tersebut, orangtua korban, SU mengaku sudah melaporkan kejadian perundungan yang menimpa anaknya ke Polres Bulukumba.

Ia menyertakan surat visum dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulthan Dg Radja Bulukumba.

Salah satu cuplikan aksi perundungan yang dilakukan siswi salah satu SMP di Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
ILUSTRASI - Salah satu cuplikan aksi perundungan yang dilakukan siswi salah satu SMP di Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. (KOMPAS.com/ Ahmad Winarno)

"Iya sudah kami laporkan atas pengeroyokan ini, hasil visum dari rumah sakit juga sudah dibawa ke polres," katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved