Terungkap, Ini Penyebab MRT Jakarta Mogok di Kawasan Jakarta Selatan

Pelaksana tugas (Plt) Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo mengatakan, hal ini disebabkan oleh kerusakan kabel.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Kereta MRT saat mengikuti kegiatan uji coba kereta MRT fase 1 lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta, Selasa (12/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Misteri mogoknya kereta MRT Jakarta pada Jumat (10/9/2021) kemarin akhirnya terkuak.

Pelaksana tugas (Plt) Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo mengatakan, hal ini disebabkan oleh kerusakan kabel.

"Hasil investigasi ditemukan adanya gangguan listrik internal yang disebabkan oleh adanya kerusakan kabel 20 kV yang menghubungkan Gardu Induk Taman Sambas dengan Gardu Traksi di Cipete Raya (CPR) dan Lebak Bulus (LBB)," ucapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/9/2021).

Ia menambahkan, MRT Jakarta juga telah melakukan penyelidikan pada seluruh jalur kelistrikan sehingga dinyatakan aman untuk beroperasi melayani penumpang pada hari, 11 September 2021 mulai pukul 06.00 WIB pagi tadi.

"MRT Jakarta juga telah melakukan perbaikan awal pada sejumlah kabel yang mengalami kerusakan yang sumber gangguan kelistrikan tersebut," ujarnya.

MRT Jakarta pun memastikan bahwa perbaikan lanjutan yang diperlukan tidak akan mengganggu layanan operasional pada hari ini.

Kemudian, tahap selanjutnya ialah melakukan investigasi lebih lanjut terkait kondisi panel listrik untuk gardu traksi, serta melakukan investigasi secara detail dan menyeluruh.

Baca juga: MRT Jakarta Sempat Berhenti mendadak Akibat Gangguan Listrik, 305 Penumpang Dievakuasi 

Tim Independen pun dilibatkan dalam meningkatkan keandalan kelistrikan.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pengguna layanan MRT Jakarta atas ketidaknyamanan yang diakibatkan dari adanya gangguan yang terjadi kemarin," tuturnya.

"Kami juga menyampaikan apresiasi kepada PLN yang telah membantu dalam proses investigasi serta perbaikan terhadap sistem kelistrikan MRT Jakarta," tambahnya.

Sebelumnya, kereta MRT Jakarta mengalami gangguan operasional pada Jumat (10/9/2021) pukul 13.41 WIB yang berakibat terhentinya satu rangkaian kereta saat tengah melintas di jalur layang di kawasan Jakarta Selatan.

Kereta MRT saat mengikuti kegiatan uji coba kereta MRT fase 1 lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta, Selasa (12/3/2019). Uji coba publik kereta MRT fase 1 dilakukan mulai 12-23 Maret 2019. Hingga 11 Maret, tercatat 184.738 orang yang mendaftar untuk mengikuti rangkaian uji coba tersebut.
Kereta MRT saat mengikuti kegiatan uji coba kereta MRT fase 1 lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta, Selasa (12/3/2019). Uji coba publik kereta MRT fase 1 dilakukan mulai 12-23 Maret 2019. Hingga 11 Maret, tercatat 184.738 orang yang mendaftar untuk mengikuti rangkaian uji coba tersebut. (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Kabar ini dibenarkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Jakarta Ahmad Pratomo.

"Telah terjadi gangguan operasional MRT Jakarta pada pukul 13.41 WIB akibat terputusnya pasokan listrik operasional," terang Pratomo dalam keterangannya, Jumat.

Seluruh penumpang yang berada dalam gerbong sudah dievakuasi ke 3 lokasi yakni Stasiun Istora Mandiri, Lebak Bulus dan Blok A.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved