Breaking News:

Kamu Vaksin di Luar Negeri? Begini Cara Mendapatkan Sertifikat Vaksinasi di PeduliLindungi

Kementerian Kesehatan telah merilis fitur baru agar WNI dan WNA yang mendapatkan vaksinasi di luar negeri bisa mendapatkan sertifikat vaksin.

Editor: Kurniawati Hasjanah
pedulilindungi via Tribunnews.com
Kementerian Kesehatan telah merilis fitur baru agar WNI dan WNA yang mendapatkan vaksinasi di luar negeri bisa mendapatkan sertifikat vaksin. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Cara mendapatkan sertifikat vaksin di aplikasi PeduliLindungi meski vaksin di luar negeri.

Kementerian Kesehatan telah merilis fitur baru agar WNI dan WNA yang mendapatkan vaksinasi di luar negeri agar bisa mendapatkan sertifikat vaksin.

"Jadi, kami sudah menyiapkan website untuk para WNI maupun WNA untuk mendaftarkan, dan nanti akan kita verifikasi," ujar Chief Digital Transformation Office Kemenkes, Setiaji dari kanal YouTube Kemenkes RI di Jakarta, Selasa (14/9).

Setiaji memaparkan, fitur tersebut diperbarui pemerintah sebagai upaya untuk memverifikasi para pelaku perjalanan luar negeri yang telah menerima vaksin di luar wilayah Indonesia.

Berikut cara download sertifikat vaksinasi Covid-19 di pedulilindungi.id.
Berikut cara download sertifikat vaksinasi Covid-19 di pedulilindungi.id. (Kompas.com/Reza Wahyudi)

Peserta akan diwajibkan mengisi formulir yang tersedia di aplikasi PeduliLindungi berupa identitas diri, riwayat perjalanan serta jenis vaksin yang telah mereka dapatkan dari luar negeri, kata Setiaji.

Kemudian, Kemenkes akan melakukan pengecekan.

Baca juga: Jadi Syarat Wajib untuk Naik KRL, Ini Cara Unduh Sertifikat Vaksin via PeduliLindungi

Bagi WNI akan diverifikasi oleh Kemenkes, sedangkan WNA oleh kedutaan masing-masing.

"Selanjutnya mereka akan mendapat hasil konfirmasi melalui email yang telah didaftarkan. Proses ini paling lama tiga hari," jelas Setiaji.

Nantinya terdapat pemberitahuan via email pengguna menjadi syarat untuk mengakses aplikasi PeduliLindungi untuk memperoleh sertifikat vaksinasi yang dapat digunakan dalam mengakses sejumlah ruang publik di Indonesia, seperti pusat perbelanjaan, transportasi umum, tempat hiburan dan sebagainya.

“Dengan adanya fitur ini diharapkan hak WNA dan WNI bisa tetap kita penuhi dengan menggunakan model yang cukup sederhana. Harapannya mempermudah dan memperlancar akomodasi fasilitas publik,” aku Setiaji.

Baca juga: Cara Daftar Vaksinasi di Kampus Salemba UI, Bisa Dapat Voucher Belanja Rp100 Ribu

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved