Persija Jakarta

Persija Jakarta Belum Menang di Dua Laga Liga 1 2021, Ini Komentar Marko Simic yang Baru Cetak 1 Gol

Persija Jakarta belum menang dalam dua laganya di Liga 1 2021, ini komentar Marko Simic yang baru cetak satu gol

Editor: Suharno
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Pemain Persija Jakarta Marko Simic berusaha membobol gawang Bhayangkara FC dalam pertandingan lanjutan Liga 1 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (14/3/2020). Pertandingan berakhir imbang 2-2 antar sesama tim asal Jakarta tersebut. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Persija Jakarta belum menang dalam dua laganya di Liga 1 2021, ini komentar Marko Simic.

Marko Simic saat ini juga baru mencetak satu gol bagi Persija Jakarta dalam dua laga yang dijalaninya di Liga 1 2021.

Mesin gol Persija Jakarta Marko Simic yakin Macan Kemayoran bakal bangkit di Liga 1 2021.

Diketahui, Persija Jakarta mengawali dua laga Liga 1 2021 yang kurang baik.

Macan Kemayoran ditahan imbang PSS Sleman dengan skor 1-1 pada pekan pertama.

Kemudian, Persija Jakarta kembali bermain seri pada laga kedua kontra PSIS Semarang dengan skor 2-2.

Pencetak gol ke gawang PSIS, Marko Simic menegaskan belum maksimalnya poin yang didapat di dua partai awal bukan akhir dari segalanya.

Baca juga: Singgung Jam Terbang, Cerita Bek Muda PSIS Semarang Kawal Striker Persija Marko Simic

Penyerang asal Kroasia itu bercerita mengenai kondisi saat ini mirip di musim sebelumnya.

Alhasil karena pengalaman situasi ini bisa dilewati oleh pemain Persija.

“Pada 2019 kami pernah mengalami hal serupa," kata Simic dikutip dari laman Liga Indonesia Baru, Rabu (15/9/2021).

"Di awal terseok-seok dan akhirnya bisa bangkit lagi. Ini masih dua game awal dan harus segera bangkit,” sambungnya.

Marko Simic merayakan gol ke gawang Barito Putera didampingi Heru Susanto pada laga perempat final Piala Menpora di Stadion Kanjuruhan, Kab. Malang, Sabtu (10/4/2021) malam.
Marko Simic merayakan gol ke gawang Barito Putera didampingi Heru Susanto pada laga perempat final Piala Menpora di Stadion Kanjuruhan, Kab. Malang, Sabtu (10/4/2021) malam. (ISTIMEWA/persija.id)

Periode kurang apik yang dimaksud Simic adalah dalam empat pertandingan awal Liga 1 2019.

Kala itu Persija hanya mampu meraih dua poin dari dua kali imbang dan dua kali kalah.

Setelah itu Persija mampu meraih dua kemenangan beruntun.

Sebelumnya Marko Simic sempat meluapkan kekecewaannya karena timnya kebobolan di akhir pertandingan saat kontra PSIS Semarang.

Baca juga: Diam di Posisi 11 Klasemen Sementara, Persija Jakarta Tancap Gas Latihan Persiapan Hadapi Persipura

Hasil laga kontra PSIS Semarang membuat Persija Jakarta hanya mampu mengoleksi dua poin dari dua pertandingan.

“Saya murka karena kami punya banyak pemain berpengalaman. Saya tak menyangka kami sudah unggul dua gol, namun tidak mampu mengendalikan 35 menit terakhir pertandingan," ucap Simic dikutip dari laman Liga Indonesia, Senin (13/9/2021).

Simic pun kesal jala Macan Kemayoran kebobolan dua gol dari situasi yang sama yakni tendangan bebas.

"Kami tidak mampu mengendalikan penguasaan bola pada babak kedua. Seharusnya kami mampu meraih tiga poin, sayangnya kami kebobolan dua gol dari situasi yang sama," ujar Simic.

Baca juga: Persija Imbang 2 Laga Awal Liga 1 2021, Marko Simic Singgung Perjalanan Macan Kemayoran Tahun 2019

Sementara itu, bek naturalisasi asal Brasil, Otavio Dutra, masih sangat percaya diri dengan performa tim di bawah besutan pelatih Angelo Alessio.

“Pelatih Angelo itu pelatih yang bagus. Dia memiliki taktik luar biasa dengan melihat latihan beliau saat ini. Saya berharap semua pemain bisa bantu dia agar bisa bagus ke depannya,” kata Dutra.

Diketahui, Laga Persija Jakarta Vs PSIS Semarang berakhir imbang 2-2 pada Minggu (12/9/2021).

Hasil itu tentunya membuat frustrasi pasukan Macan Kemayoran, sebab mereka sempat unggul 2-0.

Persija Jakarta Vs PSIS Semarang
Persija Jakarta Vs PSIS Semarang (Instagram/liga1match)

Persija Jakarta unggul 1-0 lewat gol yang tercipta pada injury time babak pertama melalui Otavio Dutra.

Tandukan Dutra merobek jala PSIS usai memanfaatkan umpan sepak pojok Riko Simanjuntak.

Pasukan Angelo Alessio menggandakan keunggulan pada menit ke-49 dalam skema serangan balik.

Osvaldo Haay mengirim umpan terobosan yang berhasil diteruskan Marko Simic menjadi tembakan dan gagal dibendung oleh Jandia Eka.

Namun, keunggulan dua gol tidak bertahan sampai akhir pertandingan. Sang lawan dapat menyamakan kedudukan melalui proses gol yang sama yaitu melalui gol Hari Nur Yulianto dan gol bunuh diri Rohit Chand.

Baca juga: Jadwal Liga 1 2021 Pekan Ketiga, Ada Big Match Persipura vs Persija dan Bali United vs Persib

“Tentu secara hasil kita kecewa. Tapi saya bertanggung jawab sepenuhnya atas hasil ini. Kejadian gol yang kami terima juga di luar dugaan. Dengan proses yang sama kami kebobolan melalui dua tendangan bebas. Ini sangat aneh,” kata Pelatih Persija Jakarta Angelo Alessio.

“Kami sejatinya layak menang namun hasil satu poin kami harus dapatkan. Kami ini Persija. Persija tak pantas kebobolan gol-gol seperti itu. Kami mempunyai banyak pemain berpengalaman. Ini laga yang aneh. Saya kecewa," tambah pelatih asal Italia itu.

Angelo Alessio menyayangkan pasukannya seolah kehilangan fokus dan konsentrasi menjelang pertandingan berakhir.

“Saya tak mau melihat pertandingan seperti ini lagi. Kami harus bekerja keras dan mesti memperbaiki sesuatu," kata Angelo.

Angelo Alessio mengungkapkan kekecewaannya atas hasil laga kontra PSIS Semarang pada pekan kedua Liga 1 2021.

Pelatih Persija Jakarta Angelo Alessio
Pelatih Persija Jakarta Angelo Alessio (Tangkap Layar Twitter @Persija_jkt)

Laga Persija Jakarta Vs PSIS Semarang berakhir dengan skor 2-2. Padahal, Macan Kemayoran sempat unggul dua gol sebelum dibalas skuat Laskar Mahesa Jenar.

"Tentu saya sangat marah dengan hasil tadi," kata Angelo dikutip dari akun YouTube Persija Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Angelo mengaku bertanggungjawab atas hasil laga tersebut. Pelatih asal Italia itu mengatakan skuat Persija Jakarta berisi banyak pemain berpengalaman.

Baca juga: Riko Simanjuntak Mantap Sebut Pemain Asing Ini Layak Jadi Kapten Persija Jakarta

Oleh karena ini, Angelo tidak percaya dengan hasil imbang tersebut.

Ia pun menyinggung gol balasan PSIS Semarang yang dicetak melalui skema yang sama.

"Kami kebobolan dua gol lewat dua skema tendangan bebas ini pertandingan yang sulit dan sangat disangkan kami hanya mendapatkan 1 poin," ujarnya.

Ketika ditanya mengenai kinerja wasit, Angelo tak mau berkomentar banyak.

Meskipun terdapat keputusan wasit yang keliru, Angelo menilai hal tersebut masih normal.

"Saya pikir kami tidak beruntung karena kebobolan dua gol yang sama," katanya.

Ia pun tak mau membahas mengenai penguasaan bola Persija Jakarta.

"Kami kebobolan dua gol dari tendangan bebas kami harus bekerja lebih keras. Ini Persija, harusnya tidak boleh kebobolan dengan cara seperti ini," kata Angelo.

Angelo menilai Persija Jakarta pantas mendapatkan tiga poin dalam laga kontra PSIS Semarang.

"Saya tidak bisa menerima hasil ini. Saya tidak percaya. Ini kesalahan kami dan kebobolan tadi sangat sulit dipercaya sangat disayangkan," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved