Lapas Tangerang Terbakar
Tersisa 3, Dua Korban Kebakaran Maut Lapas Tangerang yang Dirawat Sudah Bisa Diajak Komunikasi
tiga warga binaan pemasyarakatan (WBP) alias narapidana yang masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kabupaten Tangerang.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Tersisa tiga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) alias narapidana yang masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kabupaten Tangerang.
Ketiganya merupakan korban dari kebakaran maut yang terjadi di Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu (8/9/2021) dini hari.
Dari kebakaran tersebut, 40 diantaranya meninggal dunia di tempat dan satu tidak terselamatkan saat perjalanan ke rumah sakit.
Kemudian tujuh diantaranya meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang sehingga total korban ada 48 orang.
Kepala Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi (HPI) RSUD Kabupaten Tangerang Hilwani mengungkapkan kini tersisa tiga narapidana sedang dirawat.
Ketiga pasien tersebut adalah Y, JS, dan N yang mengalami luka bakar tidak terlalu banyak.
"Y dan S kondisinya sangat bagus, bisa bercerita, makan juga mandiri. Yang dia ini masih stabil," kata Hilwani melalui telekonferensi kepada awak media, Rabu (15/9/2021).
Baca juga: Pasien Luka Berat Akibat Kebakaran Lapas Dilarang Dijenguk Keluarga di RSUD Kabupaten Tangerang
Hilwani menyebutkan, Y memiliki kadar luka bakar sebanyak 20 persen dan tidak mengalami trauma saluran pernapasan.
Selama tujuh hari ke depan, pihak RS bakal memantau kondisi pasien tersebut.
Jika kondisinya dalam keadaan baik selama tujuh hari, dipastikan bahwa Y tidak mengalami trauma atau luka dalam.
"Tujuh hari ke depan masih dipantau. Kalau masih baik, berarti tuan Y enggak ada trauma. Tinggal perbaikan luka luar," katanya.
Meski demikian, pihak RSUD Kabupaten Tangerang bakal mengoperasi Y untuk kedua kalinya.
Sementara itu, S tidak mengalami luka bakar.
Baca juga: Sudah 4 Narapidana Luka Bakar Meninggal di RSUD Tangerang, Terbaru Warga Kebon Jeruk
Dia hanya menderita patah tulang kaki kiri.