Breaking News:

Formula E

Mas Anies Ngotot Gelar Formula E, Jakpro Mulai Gencar Cari Sponsor

Managing Director Jakarta Eprix PT Jakpro Gunung Kartiko mengatakan, pihaknya bakal mencari sponsor untuk menggelar balap mobil bertenaga listrik itu

Istimewa/Facebook Anies Baswedan
Jakarta akan menjadi tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memastikan, penyelenggaraan Formula E pada 2022 mendatang tak akan membebani APBD DKI.

Managing Director Jakarta Eprix PT Jakpro Gunung Kartiko mengatakan, pihaknya bakal mencari sponsor untuk menggelar balap mobil bertenaga listrik itu.

"Kami akan maksimalkan untuk partnership dan sponsorship," ucapnya, Kamis (16/9/2021).

Dengan demikian, diharapkan keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies yang ngotot menggelar Formula E tak akan membebani kas daerah.

Hal ini juga sebagai tindak lanjut dari rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang meminta Pemprov DKI mencari sponsor bila ingin menggelar balap mobil listrik bertaraf internasional itu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebelumnya bilang, pihaknya bakal melibatkan swasta dalam memenuhi kewajiban membayar commitment fee ini.

"Nanti program Formula E tidak hanya dibebankan ke APBD, bahkan nanti dibebankan oleh swasta juga, oleh sponsor," ucapnya, Selasa (13/9/2021).

Politisi Gerindra ini menjamin, seluruh kewajiban Pemprov DKI sudah dijalankan dengan baik.

Baca juga: Demi Mas Anies, Jakpro Kaji Ulang Studi Kelayakan Formula E

Ia pun memberi garansi Pemprov DKI tak akan kena gugat pihak penyelenggara ajang balap mobil listrik bertaraf internasional itu.

"Formula E sudah sesuai dengan mekanisme aturan yang ada. Commitment Fee, kewajiban-kewajiban sudah dipenuhi, persiapan sudah diatur sedemikian baiknya," ujarnya.

Bahkan Ariza menyebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tak menemukan adanya kejanggalan dari pengelolaan keuangan Pemprov DKI, meski ada beberapa aspek yang disorotinya.

Beberapa aspek tersebut ialah soal usulan agar Pemprov DKI memperbaiki lagi studi kelayakan penyelenggaraan Formula E.

"Temuan BPK sudah dicek, tidak ada temuan. Bahkan dari BPK jangankan temuan, penundaan dari BPK saja tidak ada," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved