Ferdinand Hutahaean Kritik Tugu Sepatu, Pemprov Mau Mempercantik Ibu Kota: Justru Mengotori Jakarta
Kehadiran Tugu Sepatu raksasa di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat menuai banyak pro kontra di kalangan masyarakat.
TRIBUNJAKARTA.COM - Kehadiran Tugu Sepatu raksasa di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat menuai banyak pro kontra di kalangan masyarakat.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta sengaja membangun Tugu Sepatu raksasa untuk mempercantik ibu kota.
Namun, pegiat Media Sosial Ferdinand Hutahaean menilai pembangunan Tugu Sepatu itu tidak ada kaitannya antara sepatu dengan Jakarta.
Ia menyebut, membangun Tugu Sepatu di Jakarta adalah pekerjaan yang sia-sia.
"Tugu sepatu itu hanyalah sebuah pekerjaan dari orang yang tak mampu kerja," tulis Ferdinand di Twitter dikutip pada Sabtu (18/9/2021).
"Tidak ada kaitan sepatu dengan Jakarta dan sepatu itu tak memperindah Jakarta tapi justru tampak mengotori Jakarta yang sudah kotor dengan karya-karya tak bermutu dr Anies Baswedan," tambahnya.

Ferdinand bahkan menilai, Tugu Sepatu tersebut tidak mengandung nilai seni.
"Tak ada sentuhan seni maupun mutu. Parah..!"
Baca juga: Tugu Sepatu Raksasa di Jalan Sudirman Instagramable, Menarik Minat Masyarakat untuk Berfoto
Diberitakan sebelumnya, meski Jakarta bukan daerah utama penghasil sepatu, BUMD DKI Jakarta PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) bersama pihak ketiga membangun Tugu Sepatu.
Pemprov DKI Jakarta menilai, keberadaan Tugu Sepatu di Jalan Sudirman, tepatnya dekat Stasiun Sudirman BNI City, Jakarta Pusat itu bertujuan untuk mempercantik kota.
“Itu Jaktour ya, kami ingin mempercantik kota Jakarta di antaranya dengan Tugu Sepatu."
"Itu hasil kolaborasi, silakan tanya Jaktour untuk detailnya,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI pada Kamis (16/9/2021) malam.

Ariza mengatakan, keberadaan tugu itu diharapkan menarik perhatian khalayak, dan posisi Jakarta dapat setara dengan kota-kota di dunia.
Wisatawan domestik maupun wisatawan asing yang datang ke Jakarta bisa mengabadikan selfie atau swafoto dengan Tugu Sepatu sebagai latar belakangnya.
Seperti halnya Arab Saudi yang terdapat Tugu Sepeda di sana.