Persija Jakarta
Belum Juga Bisa Menang, Persija dapat Kritik Pedas Spesial '3' dari Jakmania: Kaya Ada yang Aneh?
Belum juga bisa menang di Liga 1 2021, Persija Jakarta kembali mendapatkan kritik pedas dari Jakmania.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Dia pun yang mengungkapkan kekecewaannya di akun Instagramnya.
Usai Persija kembali gagal menang, Ketum Jakmania memposting foto macan menangis di akunnya.
Diketahui, macan sendiri merupakan simbol dari Persija yang berjulukan Macan Kemayoran.

Dalam postingan itu, Ketum Jakmania turut menuliskan caption yang mewakili perasaannya saat ini.
Dia menuliskan sepenggal lirik lagu Hati Yang Kau Sakiti yang terkenal menjadi soundtrack FTV dengan liriknya yang sedih.
"Kumenangisss.. membayangkan… betapa susahnya Persija buat menang aja..," tulis Diky dilansir TribunJakarta.com dari akun Instagramnya, Senin (20/9/2021).
Diky mempertanyakan mengapa Macan Kemayoran bisa kehilangan 6 poin di 3 pertandingan.
"Memang begitu susahnya main tanpa kami di samping kalian? Tim yang lain juga kok.
Ayolah, harus diapain sih biar bisa menang? Cinta kami ke kalian itu mati-matian.
Cukup balas dengan kemenangan. Gak susah kok, menang aja di tiap pertandingan," kritik Ketum Jakmania.
Baca juga: Hasil Liga 1: Persipura vs Persija Jakarta Berakhir Imbang 0-0
Kritik Pedas Jakmania
Sebelumnya, jelang pertandingan antara Persija melawan Persipura, Jakmania juga sudah memberikan kritikan pedas kepada skuad asuhan Angelo Alessio itu.
Melalui akun Instagram resminya, Jakmania memberikan pesan pedas untuk melecut semangat Macan Kemayoran agar meraih tiga poin pertama mereka di ajang Liga 1 2021.
"Masih ingat caranya menang?," pesan Jakmania sambil memposting jadwal laga tim kesayangan mereka meladeni Persipura malam nanti.

Tak hanya itu, kritikan tajam memang datang dari para Jakmania usai melihat dua laga hasil yag telah dijalani Persija.
Bahkan banyak Jakmania yang melontarkan nyinyirannya di kolom komentar Macan Kemayoran saat Persija Jakarta kembali menjalin kerjasama dengan sponsor baru.