Pemprov DKI Telusuri Dugaan Pungli Parkir di Pasar Induk Kramat Jati
Kepala Pasar Induk Kramat Jati Agus Lamun mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apa kejadian sebagaimana dalam video yang viral benar terjadi.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut petugas parkir di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur yang diduga lakukan pungutan liar (pungli) parkir sedang diperiksa.
Video berdurasi 1 menit 11 detik yang diunggah akun Instagram @viraldki pada Jumat (17/9/2021), viral di media sosial.
Adapun video tersebut menampilkan dugaan pungutan liar (pungli) parkir di Pasar Induk Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur yang dilakukan petugas ke pengunjung.
Ahmad Riza Patria mengatakan saat ini yang bersangkutan sedang dalam proses pemeriksaan.
"Pungli parkir sedang diperiksa ya nanti kita tunggu hasilnya. Pungli parkir yang bersangkutan," kata Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (20/9/2021).
Saat ini, petugas parkir tengah menjalani pemeriksaan oleh pihak pengelola pasar terkait perbuatannya.
Namun, untuk proses akhirnya termasuk sanksi yang akan diberikan, Riza masih menunggu hasil dari pengelola pasar.
"(Diperiksa) pengelola pasar. Yang melakukan pungli diperiksa oleh pengelola pasar," jelasnya.
Sebagai informasi, dalam video diunggah akun Instagram @viraldki tampak seorang pengunjung mengaku jadi korban pungli saat membayar uang parkir di pintu keluar tapi tidak mendapat setruk pembayaran.
Baca juga: Anies dan Ketua DPRD DKI Dipanggil KPK, Wagub Ariza: Kami Akan Memberikan Klarifikasi
Pada bagian narasi video yang diunggah Jumat (17/9/2021) dan hingga Minggu (19/9/2021) dilihat 13 ribu kali itu tercantum kalimat "Petugas tercydux pungli. TKP Pasar Induk Kramat Jati".
"Mana struknya?" tanya pengunjung pasar pengguna kendaraan yang diduga jadi korban pungli sambil mengarahkan sorot kamera handphonenya ke arah petugas parkir di Pasar Induk Kramat Jati.
Sadar aksinya terekam kamera handphone, petugas parkir yang mengenakan baju warna biru dengan emblem bertuliskan Pasar Jaya di bagian lengan mengakui kesalahannya.
"Enggak ada (setruk parkirnya) om. Maaf. Bapak saya juga kerja di PD (Pasar Jaya). Mohon maaf om, saya akuin saya salah om," ujar pria petugas parkir sambil menundukkan wajahnya.
Mendengar pengakuan salah, pria korban pungli itu lalu menasihati petugas tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ahmad-riza-patria-senin-2092021.jpg)