Sepanjang 2021 DBD di Kota Bekasi Tercatat 1.554 Kasus, 10 Diantaranya Meninggal Dunia

Tanti mengatakan, di tengah situasi pandemi Covid-19, kasus DBD di Kota Bekasi terbilang cukup besar dalam beberapa bulan terakhir terutama di Mei

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kadinkes Kota Bekasi Tanti Rohilawati di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Sepanjang 2021, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Bekasi tercatat 1,554 kasus dengan 10 diantaranya meninggal dunia. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Tanti Rohilawati, Selasa (21/9/2021).

Tanti mengatakan, di tengah situasi pandemi Covid-19, kasus DBD di Kota Bekasi terbilang cukup besar dalam beberapa bulan terakhir terutama di Mei 2021.

"Kasus DBD di Kota Bekasi terjadi peningkatan tapi, peningkatan ada di bulan Mei 2021, mencapai 471 kasus DBD. Jadi jumlah sampai Agustus 2021 itu 1.554, itu untuk kasus DBD," kata Tanti.

Sebagai rincian, pada Januari kasus DBB tercatat 29 orang, Februari 78 kasus, Maret 199 kasus, April 330 kasus, Maret 471 kasus, Juni 217 kasus, Juli 117 kasus dan Agustus 113 kasus.

Dari total kasus kumulatif tersebut, sebanyak 10 diantaranya meninggal dunia. Jumlah tersebut merupakan yang paling parah ketimbang periode 2019 dan 2020 di mana tidak ditemukan kasus kamatian akibat DBD.

"Jadi tidak ada angka kematian di tahun 2019 dan 2020," ungkapnya.

Baca juga: Kapolri Sebut Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Sudah Diangka 1.900

Jika dibandingkan dengan 2019, kasus DBD di Kota Bekasi tercatat sebanyak 2.484 dan pada 2020 terdapat 1.648 kasus periode Januari hingga Desember.

Tanti mengimbau, masyarakat harus tetap waspada terhadap penularan DBD. Situasi pandemi Covid-19 tidak semestinya membuat masyarakat lalai akan kebersihan lingkungan.

"Ini juga harus di antisipasi dan saya menghimbau masyarakat untuk buang sampah pada tempatnya, kemudian lakukan 4M (Menutup, Menguras, Mengubur, Memantau)," jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved