Breaking News:

Lapas Tangerang Terbakar

Jenazah WNA Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dibawa ke Portugal

Jenazah Ricardo dibawa pada Rabu (22/9/2021) setelah dinyatakan teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) berdasar pencocokan data

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Bima Putra
Jenazah Ricardo Ussumane Embalo dibawa dari Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati untuk diserahkan ke pihak keluarga di Portugal, Rabu (22/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Jenazah Ricardo Ussumane Embalo (51), narapidana korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Provinsi Banten yang merupakan warga negara asing (WNA) dibawa ke negara asalnya Portugal.

Jenazah Ricardo dibawa pada Rabu (22/9/2021) setelah dinyatakan teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) berdasar pencocokan data antemortem dengan postmortem.

Proses serah terima administrasi jenazah dari Tim DVI, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) ke pihak Kedutaan Besar Portugal sebelumnya sudah dilakukan pada Senin (20/9/2021).

Tapi baru hari ini peti jenazah Ricardo dibawa keluar dari ruang Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur lokasi Posko Postmortem Operasi DVI Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang.

Dari RS Polri Kramat Jati, jenazah dibawa menggunakan mobil jenazah Toyota Vellfire berpelat B 828 VNA ke Bandara Soekarno-Hatta untuk kemudian dibawa menggunakan pesawat ke Portugal.

Ricardo merupakan satu dari 41 narapidana korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang yang jenazahnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diidentifikasi pada Rabu (8/9/2021).

Pada Senin (13/9/2021) Tim DVI menyatakan jenazah Ricardo teridentifikasi berdasar pencocokan data DNA antemortem diberikan pihak keluarga asalnya dengan DNA postmortem.

Baca juga: Pemprov DKI Belum Setuju Naikkan Uang Kompensasi TPST Bantargebang

Dengan penyerahan jenazah Ricardo maka hingga kini sudah 40 jenazah narapidana korban tewas kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Ditjenpas, Thurman Hutapea mengatakan pembatalan karena Ricardo yang teridentifikasi pada Senin (13/9/2021) seorang Muslim.

"Awal, informasinya yang bersangkutan beragama Kristen diminta kremasi. Ternyata setelah ada informasi berkembang dia Muslim. Jadi kami harus tetap kirim jenazahnya ke Portugal, karena tanggung jawab kami," kata Thurman, Rabu (15/9/2021).

Sementara satu jenazah narapidana korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang yang belum diserahkan yakni Samuel Machado Nhavene, WNA asal Nigeria, Afrika Barat.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved