Tindak Lanjut Usulan Warga, Proyek Saluran Phb Jl I Gusti Ngurah Rai Diharapkan Antisipasi Banjir

Tim gabungan melakukan peninjauan lokasi akan dibangunnya saluran Penghubung (Phb) dan crossing saluran air di Jl I Gusti Ngurah Rai, Klender.

Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Tim gabungan melakukan peninjauan lokasi akan dibangunnya saluran Penghubung (Phb) dan crossing saluran air di Jl I Gusti Ngurah Rai, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (23/9). Tinjauan dilakukan untuk menentukan lokasi dibangunnya dua item proyek tersebut. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tim gabungan melakukan peninjauan lokasi akan dibangunnya saluran Penghubung (Phb) dan crossing saluran air di Jl I Gusti Ngurah Rai, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (23/9/2021).

Tinjauan dilakukan untuk menentukan lokasi dibangunnya dua item proyek tersebut.

Tinjauan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Hendra Hidayat.

Hadir dalam tinjauan ini Asisten Ekbang, Kusmanto, Kasudin Sumber Daya Air, Santo, Kasi Pembangunan dan Peningkatan Drainase Sudin SDA Jakarta Timur, Tengku Saugi Zikri dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Tim gabungan menandai titik lokasi akan dibangunnya saluran Phb dan crossing tersebut.

Agar kontraktor yang bekerja lebih mudah melakukan proses pekerjaannya.

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Hendra Hidayat mengatakan, proyek saluran Phb dan crossing ini tindak lanjut dari usulan warga.

Karena setiap hujan deras pemukiman warga di RW 10 Klender sering tergenang banjir.

Pemicunya lantaran di lokasi sekitar dimensi saluran airnya sangat kecil dan kurang memadai.

Karenanya perlu dilakukan pembuatan saluran Phb dan crossing saluran air di jl I Gusti Ngurah Rai tersebut. Saluran Phb ini akan dialirkan ke Phb Tegal Amba.

"Diharapkan dengan adanya pembangunan saluran Phb dan crossing ini ke depan tidak ada banjir/genangan di pemukiman warga RW 10 Klender ini," kata Hendra.

Sementara, Kasi Pembangunan dan Peningkatan Drainase Sudin SDA Jakarta Timur, Tengku Saugi Zikri mengatakan, saluran Phb yang akan dibangunnya itu sepanjang 878 meter.

Titiknya mulai dari Halte Buaran hingga Saluran Phb Tegal Amba, Klender.

Dimensinya berukuran 2,5 meter menggunakan box culvert. Sedangkan crossing saluran air dibangun sepanjang 30 meter membentang di bawah Jl I Gusti Ngurah Rai dengan menggunakan buis beton berukuran 1,5 meter.

"Pembangunan saluran air dan crossing ini akan dimulai pada 27 September dan ditargetkan rampung pada 15 Desember 2021. Karena lamanya pembangunan kita perlu bantuan dari berbagai pihak agar kemacetan lalu lintas dapat diurai nantinya," kata Saugi.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved