Breaking News:

Ziarah ke Makam Mbah Lim, Airlangga Diamanati Jaga NKRI

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berziarah ke makam ulama besar KH Moeslim Rifai Imam Putra atau Mbah Lim

Istimewa
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berziarah ke makam ulama besar KH Moeslim Rifai Imam Putra atau Mbah Lim, di Ponpes Almuttaqien Pancasila Sakti, Klaten. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berziarah ke makam ulama besar KH Moeslim Rifai Imam Putra atau Mbah Lim, di Ponpes Almuttaqien Pancasila Sakti, Klaten.

Dalam kunjungan tersebut Airlangga diberi amanat untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) oleh KH Saifudin Zuhri salah satu anak Mbah Lim. 

Gus Din sapaan akrab KH Saifudin Zuhri memberikan sebuah pigura berisi pesan Mbah Lim untuk para pemimpin Indonesia agar menjaga NKRI.

"Itu surat tulisan tangan Mbah Lim. Tulisan itu isinya Bismillahirrahmannirrahim, siapapun orangnya, apapun kebangsaannya yang ingin mengganti dasar negara pancasila, saya dhoif muslim wajib mengingatkan. Itu ditulis tahun 2009," ujar Gus Din, Jumat (24/9/2021).

"Hanya tulisan itu, tapi tulisan itu mengamanatkan generasi penerus ini untuk menjaga Pancasila sebagai dasar negara. Itu amanat. Kalau pakai istilah Bung Karno, ku dititipinkan negara dan bangsa ini kepadamu," tuturnya.

Gus Din berkeyakinan bahwa pemimpin itu harus memegang teguh Pancasila. Dengan demikian menurutnya akan membawa Indonesia menjadi negara yang berkah.

Baca juga: Hasil Survei Kriteria Bakal Capres, Elektabilitas Airlangga Teratas

"Jadi kalau mau menjadi pemimpin, harus memegang teguh Pancasila, Insya Allah berkah," tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga Airlangga didoakan agar niat baiknya di tahun 2024 bisa sukses dan tercapai.

"Wis saya do'akan moga sukses tahun 2024. Apalagi saudara sendiri," ungkap Gus Din.

Mbah Lim merupakan pendiri Ponpes Almuttaqien Pancasila Sakti, di Kampung Sumberrejo Wangi, desa Troso Kecamatan Karanganom, Klaten, Jawa Tengah.

Semasa hidupnya Mbah Lim dikenal salah satu guru spiritual dan sahabat karib Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved