Satu Dekade, OctaFX Catat Sepuluh Kejadian Paling Penting

Kejadian yang memicu suatu tren jarang bersifat tersendiri atau hanya berdampak pada forex saja biasanya mempengaruhi dan mengubah arah dunia keuangan

Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Broker 10 tahun 

Harga Minyak Ambruk di 2016

Harga minyak mentah (crude oil) diperdagangkan antara 75 dolar AS dan 115 dolar AS per barel sepanjang pertengahan awal tahun 2010an. Era harga tinggi yang berkepanjangan ini mengakibatkan produksi minyak serpih (shale oil) melonjak dan terjadinya revolusi teknologi hidrolika patahan (fracking) di Amerika Serikat.

Negara tersebut nyaris melipatgandakan produksi minyaknya di tahun 2014 (dibandingkan dengan tahun 2008), yang meningkatkan persediaan secara masif. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) jatuh nyaris menyentuh 26 dolar AS per barel di 2016. Hal ini menjadi tren yang tetap, dengan harga minyak terus mengalami masa sulit sepanjang pertengahan akhir dekade kemarin.

Fenomena Trump

Donald J. Trump memenangkan Pemilihan Presiden Amerika Serikat tahun 2016 terhadap pesaingnya, kandidat Demokrat dan mantan Sekretaris Negara Amerika Serikat, Hillary R. Clinton.

Donald Trump.
Donald Trump. (Tribunnews)

Ini adalah suatu berita yang menggunjang perpetaan politik dunia dan mengukir efeknya pada sektor keuangan pula. Di antara kebijakan administrasi Trump yang paling berdampak antaranya adalah legislasi pada tahun 2017 yang berimbas pada potongan pajak sebesar 1,5 trilyun dolar AS yang menstimulasi keuntungan korporasi domestik melampaui 16% setahun kemudian.

Presiden yang bercuit; masyarakat belajar menikmati tweet dari Trump

OctaFX merasa bahwa akun Twitter presiden Donald Trump yang sering tidak terkontrol pantas mendapatkan pembahasan tersendiri. Mantan presiden ini seringkali memutuskan posting opini pribadi terkait isu yang sensitif sekalipun, seperti kesepakatan nuklir Iran, hubungan dengan Korea Utara, Siria, dan Timur Tengah secara keseluruhan ⁠—biasanya dengan mengejutkan banyak pihak. Berpolitik melalui jaringan microblogging Amerika ini menambah persona politik Trump yang tidak tertebak dan memberi pengaruh cukup nyata terhadap sentimen pasar keuangan.

Jatuhnya pasangan USDJPY dan AUDUSD di 2019 (flash crash)

Pada bulan Januari tahun itu, sebuah pernyataan resmi dari Apple dianggap sebagai penyulut flash crash. Perusahaan teknologi raksasa tersebut memberi perhatian pada perekonomian Cina yang tengah kesulitan sehingga mendorong para trader untuk melepaskan mata uang yang volatil, seperti dolar Australia.

Banyak yang mengambil posisi pada yen Jepang, yang acapkali terjadi manakala perekonomian Cina berfluktuasi, sehingga berdampak pada pasangan tradingnya yang signifikan yakni pemerintahan Australia. Bagi mereka yang berada di komunitas trading profesional dan memiliki analisa serta penilaian strategi yang tepat, diuntungkan oleh konsekuensi ‘flash crash’ ini.

Kehadiran Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat

Di tengah pandemi virus COVID-19, Donald Trump sebagai presiden petahana, yakin akan dipilih ulang, kalah pada penantang Demokrat. Usai kontroversi dan drama politik yang memicu ketidakpastian pada masyarakat dan pasar, Joe Biden memenangkan pemilihan sekaligus mencetak rekor dengan menjadi kandidat presiden pertama yang menghimpun lebih dari 80 juta suara.

Kejadian ‘Black Swan’ terhadap Crypto, Maret 2020

Sebagai pencetus awalnya revolusi cryptocurrency, jatuhnya Bitcoin ke nyaris 3.500 dolar AS per koin, kehilangan nilai sekitar 80% dari awal yang tertinggi di kisaran 20.000 dolar AS (Desember 2017). Ethereum juga tertekan menyentuh 86 dolar AS setelah pernah mencapai titik tertinggi hampir 1.500 dolar AS, yang menyeret keseluruhan pasar altcoin. Hanya segelintir yang menduga akan terjadi bull run terpanjang di sejarah crypto namun tidak mengira dugaan mereka meleset beberapa bulan lagi. Pakar sepakat bahwa krisis virus korona menjadi faktor utama yang mencetus crash ini.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved