Pembelajaan Tatap Muka
Mulai Hari Ini Sekolah Tatap Muka di DKI Ditunda, karena Klaster Baru Covid-19?
Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai hari ini
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai hari ini hingga 30 September 2021 mendatang.
Padahal, ada 899 sekolah baru yang siap dibuka untuk menggelar PTM Terbatas.
Kasubag Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja mengatakan, penundaan terpaksa dilakukan lantaran adanya Asesmen National Berbasis Komputer (ASBN) untuk jenjang SMA.
Adapun ASBN ini digelar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-ristek).
"ANBK ini menghadirkan juga perwakilan siswa ke sekolah, jadi kami khawatir terjadi kerumunan di sekolah," ucapnya, Senin (27/9/2021).
Meski ANBK ini hanya untuk jenjang SMA, namun seluruh kegiatan PTM di 1.509 sekolah di ibu kota ditunda.
Baca juga: Buka Suara Soal 25 Klaster Covid-19 Sekolah, PSI Soroti Peran Orang Tua: Tidak Bisa Lepas Tangan
"Walau ANBK itu untuk jenjang SMA, tapi PTM Terbatas itu melibatkan PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK. Kami khawatir terjadi kerumunan, karena bisa jadi ada yang satu sekolah," ujarnya saat dikonfirmasi.
Untuk itu, Dinas Pendidikan DKI Jakarta memutuskan menunda PTM Terbatas sampai 1 Oktober 2021 mendatang.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menambah jumlah sekolah yang bakal menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas mulai Senin (27/9/2021) besok.
Baca juga: Beda dengan Disdik DKI, Dinkes Sebut Tak Ada Klaster Sekolah di SDN 03 Klender
Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 984 Tahun 2021 tentang penetapan satuan pendidikan yang melaksanakan PTM Terbatas tahap II pada masa PPKM.
"Menetapkan satuan pendidikan yang melaksanakan PTM campuran tahap II pada masa PPKM," tulis Kepala Disdik DKI Nahdiana dalam suratnya itu dikutip TribunJakarta.com, Sabtu (25/0/2021).
Dalam SK tersebut, ada penambahan 899 sekolah yang bakal dibuka mulai Senin besok.
Rinciannya, sebanyak 809 sekolah umum dari tingkat TK hingga SMA dan SMK, serta 90 madrasah mulai tingkat RA sampai MA.
Ratusan sekolah ini menggenapi 610 sekolah yang sebelumnya sudah menggelar PTM Terbatas tahap I sejak 30 Agustus 2021 lalu.
Dengan penambahan ini, total ada 1.509 sekolah di ibu kota yang bakal dibuka untuk PTM Terbatas.
"Waktu pelaksanaan PTM Terbatas campuran tahap II pada masa PPKM dimulai tanggal 27 September dengan evaluasi secara berkala," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ptm-kelapa-dua-wetan-1.jpg)