Tercemar Limbah Pabrik, Aliran Kali Bekasi Dipenuhi Busa Putih dan Tercium Bau Busuk

Fenomena Kali Bekasi berbusa bukan sekali dua kali terjadi, terutama ketika musim kemarau akibat volume air lebih sedikit ketimbang limbah

Tayang:
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Yusuf Bachtiar/ Tribun Jakarta
Aliran Kali Bekasi dipenuhi busa dan ba tidak sedap akibat limbah, Senin (27/9/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Aliran Kali Bekasi tepatnya di Bandung Bekasi, Jalan Mayor M. Hasibuan, Kecamatan Bekasi Timur, dipenuhi busa putih diduga akibat pencemaran limbah, Senin (27/9/2021).

Pantauan TribunJakarta.com, busa putih memenuhi permukaan aliran kali dari hulu Pintu Air Bendung Bekasi dan mengalir ke hilir.

Air yang terjun dari pintu air menimbulkan eefek seperti terkocok hingga muncul busa berwarna putih cukup tebal serta aroma tidak sedap di sekitar lokasi.

Imam warga setempat mengatakan, kemunculan busa putih sudah terjadi sejak semalam. Hingga pagi hari tadi, ketebalannya makin mencolok mendominasi permukaan kali.

"Sejak semalam, cuma baru keliatan tebal gini pas pagi-paginya sampai siang ini," kata Imam di lokasi Bendung Bekasi.

Fenomena Kali Bekasi berbusa bukan sekali dua kali terjadi, terutama ketika musim kemarau akibat volume air lebih sedikit ketimbang limbah yang mencemari aliran kali.

"Udah sering kaya gini (berbusa), bau juga. Warga sini udah pasti terdampak terutama aroma bau busuknya," jelas dia.

Baca juga: Nama Jennie BLACKPINK Terpampang di Kredit Serial Squid Game, Ternyata Punya Peran Tersendiri

Baca juga: Rasa Bahagia Marko Simic Bertambah, Bantu Persija Raup 3 Poin Ditambah Jadi Pemain Favorit

Dia menambahkan, fenomena Kali Bekasi berbusa diduga akibat pencemaran limbah pabrik.

Sebab, belum ada solusi hingga saat ini dari pemerintah setempat untuk menghentikan pencemaran.

"Dari pabrik biasanya kalau kaya gini, cuma hampir setiap tahun pasti muncul busa begini atau bau tidak sedap," paparnya.

Kali Bekasi merupakan aliran sungai utama di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi, memiliki hulu di Sungai Cileungsi dan Cikeas Kabupaten Bogor.

Aliran Kali Bekasi juga menjadi sumber air baku untuk perusahaan air minum daerah di Kota dan Kabupaten Bekasi, jika dalam kondisi seperti saat ini, sudah dipastikan produk untuk pelanggan warga setempat terdampak.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved