Cerianya Nenek Usia 80 Tahun Nikmati Hidup, Masih Semangat Memulung Demi Bisa Jajani Cucu
Meski sudah berusia 80 tahun, keceriaan masih tampak terlihat di raut wajah Nenek Dasem.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Meski sudah berusia 80 tahun, keceriaan masih tampak terlihat di raut wajah Nenek Dasem.
Meski badannya mulai membungkuk termakan usia, Nenek Dasem tetap bersemangat mengisi masa tua hidupnya.
Nenek Dasem setiap harinya masih kuat berkeliling mencari botol plastik bekas untuk kemudian dijualnya ke pengepul.
Perjuangan Nenek Dasem itu terlihat oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi yang sedang blusukan.
Sontak saja, mantan Bupati Purwakarta itu menanyakan latar belakang kehidupan Nenek Dasem yang tetap semangat mencari uang di masa tuanya.
Baca juga: Kang Dedi Kagum Lihat Lansia Berotot Kekar Bak Samson, Terungkap Pekerjaannya Diupah Rp 100 Ribu
Sambil berbincang di teras rumahnya, Nenek Dasem tampak begitu santai menikmati hidup yang dijalaninya selama ini.
Adapun dia saat ini tinggal bersama anak semata wayangnya lantaran sang suami telah lama meninggal dunia.
Kang Dedi pun makin dibuat kagum dengan perjuangan Nenek Dasem yang melakukan pekerjaan ini demi bisa memberikan jajan kepada tiga cucunya.

"Sekarang cari rongsokan seminggu sekali dijual duitnya buat jajan cucu," kata Kang Dedi saat berbincang dengan Nenek Dasem seperti dilansir dari Youtube Lembur Pakuan, Selasa (28/9/2021).
Meski sudah berusia 80 tahun, ingatan Nenek Dasem rupanya masih kuat.
Dia masih ingat bahwa dirinya pernah diberikan uang Rp 2 juta oleh Kang Dedi sewaktu masih menjabat Bupati Purwakarta.
Kata Nenek Dasem, kala itu dia yang sedang menghadiri pengajian di kampungnya kemudian diminta maju oleh Kang Dedi dan diberikan uang.
"Duitnya saya pakai buat bayar traktor dan modal dagang," kata Nenek Dasem.
Setelah berbincang beberapan saat, Kang Dedi pun kemudian mengajak Nenek Dasem untuk membeli segala kebutuhan makan di warung dekat rumah.
Baca juga: Tetesan Air Mata dari Para Lansia Tak Berdaya untuk Istri Jenderal Andika: Semoga Sehat Semuanya
Di sana, KDM membelikan ikan asin, telur, kopi hingga berbagai macam sembako lainnya kepada Nenek Dasem.
Lansia Buat Pusing Kan Dedi
Beberapa waktu sebelumnya, seorang lansia yang mengalami gangguan pendengaran membuat pusing anggota DPR Dedi Mulyadi.
Namun, lansia bernama Sersan itu tergolong jujur karena sempat menolak uang pembelian picung dari mantan Bupati Purwakarta itu yang dirasanya terlalu banyak.

Dia adalah seorang pencari picung yang ditemui Kang Dedi saat dirinya hendak ke Gunung Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat.
Tapi tak seperti biasanya, kali ini Kang Dedi dibuat pusing saat berbicara dengan lansia itu.
Pasalnya, tiap Kang Dedi bertanya sesuatu, pria tua yang bernama Sersan itu hanya diam saja tak bereaksi.
Kang Dedi bahkan sampai harus berteriak di telinga Sersan atau menggunakan gestur tubuh untuk bisa berkomunikasi dengannya.
Mantan Bupati Purwakarta itu bertemu dengan Sersan sewaktu hendak memberikan domba kepada warga di kaki Gunung Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat.
Saat itu, di tengah kebun, Kang Dedi melihat Sersan yang sedang berjalan kaki sambil membawa karung.
Baca juga: Lansia Dagang Pengki Buat Salut Kang Dedi, Tolak Diberi Uang: Kalau Masih Bisa Kenapa Minta
Kang Dedi pun berhenti dan menanyakan apa yang dibawa pria tua itu.
Namun Kang Dedi tak mendapat jawaban lantaran pria tua itu hanya diam saja.
Setelah berulangkali bertanya dengan nada lebih keras barulah dijawab oleh Sersan.
Rupanya Sersan menjual picung yang dipetiknya dari kebun.

"Dijual ga?," tanya Kang Dedi seperti dilansir dari akun Youtubenya, Rabu (22/9/2021).
Namun lagi-lagi Sersan hanya terdiam tanpa menjawab pertanyaan yang disampaikan Kang Dedi.
Kang Dedi pun lantas memberikan beberapa lembar uang ratusan ribu kepada Sersan yang malah membuat kaget.
"Katanya uangnya terlalu banyak," ucap Kang Dedi menjelaskan ucapan Sersan.
Kepada Kang Dedi, Sersan menuturkan dirinya sebelum mengambil picung di kebun merupakan pemecah batu.
Bahkan, kaki dia mengalami cidera sampai harus mendapatkan 60 jahitan karena kecelakaan ketika mengambil batu.
Baca juga: Kang Dedi Kagum Lihat Lansia Berotot Kekar Bak Samson, Terungkap Pekerjaannya Diupah Rp 100 Ribu
"Makanya jangan ambil batu lagi, mending nyangkul di sawah," kata Sersan.
Dengan disertai bahasa tubuh, Sersan mengatakan hal itu dilakukannya karena tak punya uang untuk membiayai anaknya sekolah.
Kang Dedi pun kemudian meminta Sersan membawa picung yang dibawanya ke mobil Wakil Komisi IV DPR itu.
Dia juga mengajak Sersan untuk naik ke mobilnya untuk sekalian diantarkan pulang.
Tapi lagi-lagi Sersan hanya diam saja lantaran tak mendengar.
Kang Dedi yang sudah berulangkali harus berbicara dengan nada kencang agar ucapannya didengar itu pun mengaku pusing berkomunikasi dengan Sersan.
"Lieur aing," teriak Kang Dedi di telinga Sersan sembari tertawa.