Breaking News:

Komnas PA Temukan Ada Ratusan Keluarga Manusia Silver di Jakarta, Depok, dan Tangerang Selatan

Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mencatat kasus pelibatan anak sebagai manusia silver yang dilakukan orangtua

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait saat dijumpai di Polres Metro Bekasi Kota, Senin (26/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mencatat kasus pelibatan anak sebagai manusia silver yang dilakukan orangtua marak terjadi di DKI Jakarta.

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengatakan hingga kini pihaknya mencatat sedikitnya ada 189 keluarga manusia silver yang terdiri dari orangtua dan anak berada di DKI Jakarta.

"Di DKI Jakarta ditemukan 189 Keluarga manusia silver. Mereka hidup di jalanan, rumah kardus tinggal di kolong jembatan," kata Sirait dalam keterangan yang diterima, Selasa (28/9/2021).

Meski cat yang digunakan berdampak buruk bagi kesehatan, anak kerap dilibatkan menjadi manusia silver guna memantik rasa belas kasihan sehingga warga memberikan uang.

Menurut Komnas PA, pelibatan anak menjadi manusia silver merupakan masalah sosial yang tidak bisa diselesaikan pemerintah pusat dan daerah sehingga jumlahnya terus bertambah.

"Ini merupakan bentuk kekerasan terhadap anak, kejahatan kemanusiaan dan merendahkan martabat anak. Masalah sosial baru ini harus dihentikan dan dicari jalan keluar atau solusinya," ujarnya.

Baca juga: Update Terkini Bayi 10 Bulan Tubuhnya Dicat Silver, Dibawa Tetangga Ngamen Pulangnya Dapat Rp20 Ribu

Tidak hanya di Jakarta, Sirait menuturkan pihaknya menemukan ratusan kasus keluarga manusia silver di Kota Depok dan Tangerang Selatan yang merupakan wilayah penyangga.

Dia mencontohkan kasus bayi di Tangerang Selatan (Tangsel) yang dicat silver oleh tetangga dari orangtua bayi, kasus ini hanya sebagian kecil dari masalah yang ada dan kerap luput.

"Di Kota Depok dan Tangsel ditemukan 200 keluarga manusia silver melibatkan balita dan bayi. Ini telah menjadi fenomena yang memprihatinkan dan telah menjadi masalah sosial baru," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved