Breaking News:

Formula E

Jawab Tudingan Formula E Pemborosan APBN, Pemprov DKI: MotoGP Mandalika Juga Butuh Dana Pemerintah

Sejumlah pihak menuding gelaran Formula E merupakan pemborosan, karena menggunakan uang APBD, bagaimana faktanya menurut Pemprov DKI?

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Wahyu Aji
Istimewa/Facebook Anies Baswedan
Apa benar anggaran Formula E disebut pemborosan karena menggunakan APBD? Begini penjelasan Pemprov DKI Jakarta 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta merilis penjelasan soal rencana gelaran balap mobil listrik Formula E di Ibu Kota, tahun 2022.

Jawaban tersebut dipublikasikan di situs Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang dikelola oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta.

Sejumlah pihak menuding gelaran Formula E merupakan pemborosan, karena menggunakan uang APBD.

"Faktanya: Hampir semua event dunia (Asian games, olimpiade, formula 1, motoGP, Formula E) membutuhkan dana dari pemerintah; termasuk Asian Games 2018 dan MotoGP Mandalika Maret 2022," tulis Pemprov DKI Jakarta dikutip TribunJakarta.com, Kamis (30/9/2021).

Dalam penjelasannya, Asian Games 2018 dan Moto GP Mandalika Maret 2022, dan Formula E Juni 2022 bukan pemborosan APBN/APBD, karena memberikan manfaat ekonomi dan reputasional yang luar biasa bagi Indonesia.

"Manfaat ekonomi: stimulus ekonomi dan multiplier efek yang ditimbulkan. Manfaat reputasional: citra Indonesia dan Jakarta yang semakin baik di dunia, sehingga bisa menstimulus turisme dan investasi," tulis Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: Jelang World Superbike Bulan November 2021, Ini Persiapan di Sirkuit Mandalika Lombok NTB

PDIP ancam coret anggaran Formula E

Buntut dari gagalnya rapat paripurna interpelasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait Formula E, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono ungkap sinyal kuat bakal menyoroti anggaran APBD yang digunakan untuk penyelenggaraan Formula E.

Meski belum resmi, Gembong mengutarakan sinyal kuat terkait pembahasan APBD untuk penyelenggaraan Formula E.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat ditemui di gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat ditemui di gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI)

Dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung DPRD DKI, ia menyebut sinyal tersebut ialah alokasi untuk Formula E yang diperintahkan dicoret.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved