Breaking News:

44.003 Pengendara Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2021, Paling Banyak Pemotor Melawan Arus

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengungkapkan, pelanggaran didominasi oleh pekerja yaitu sebanyak 26.153 pengendara.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
ilustrasi Operasi Patuh Jaya 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Operasi Patuh Jaya 2021 yang digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah berakhir pada Minggu (3/10/2021).

Selama Operasi Patuh Jaya 2021 digelar, polisi menindak 44.003 pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengungkapkan, pelanggaran didominasi oleh pekerja yaitu sebanyak 26.153 pengendara.

"Kemudian 10.268 pelanggar adalah pelajar atau mahasiswa dan 4.647 sopir angkutan umum," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/10/2021).

Dari 44.003 pelanggar, lanjut Argo, mayoritas merupakan pengendara roda dua yaitu sebanyak 32.554 orang.

Baca juga: Sepekan Operasi Patuh Jaya 2021: 24.489 Pengendara Ditindak, Mayoritas karena Lawan Arus

"Kendaraan pribadi roda empat 6.765 pelanggar dan angkutan umum sebanyak 4.684," ujar dia.

Jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan yaitu pengendara yang melawan arus.

"Knalpot tidak standar 3.595 pelanggar, rotator 144, lawan arus 8.028, rambu larang parkir 6.255, masuk jalur busway 1.983, ganjil genap 58, tidak memakai helm 4.823, dan pelanggaran lainnya sebanyak 22.856," ungkap Argo.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved