Breaking News:

Dipecat PSI Tapi Masih Ikut Rapat Komisi, Viani Limardi: Gedung DPRD Punya Rakyat DKI

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta Augustinus menuturkan, Viani Limardi sampai saat ini masih berstatus anggota DPRD DKI Jakarta.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonensia (PSI) Viani Limardi mengikuti rapat Komisi D di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (5/10/2021). Rapat beragendakan pemaparan Dinas SDA DKI Dinas LH DKI dan Dinas Binamarga terkait kesiapan dalam rangka mengantisipasi banjir di Jakarta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Viani Limardi tetap melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD DKI Jakarta meski sudah dipecat dari keanggotaan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Bahkan, politisi 36 tahun ini sempat menghadiri rapat Komisi D bersama jajaran Pemprov DKI pada Selasa (6/10/2021) kemarin.

"Seluruh gedung DPRD adalah gedungnya seluruh anggota dewan dan rakyat DKI," ucapnya, Rabu (6/10/2021).

Tak hanya itu, ia juga menyebut, ruang kerjanya tetap berada di dalam ruang Fraksi PSI di lantai 5 gedung DPRD DKI Jakarta.

"Ruang kerja masih tetap sama, tidak ada yang berubah," ujarnya saat dihubungi.

Baca juga: Viani Limardi Bikin Peserta Rapat di DPRD DKI Terpingkal-pingkal, Celetukannya Nyindir PSI

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta Augustinus menuturkan, Viani Limardi sampai saat ini masih berstatus anggota DPRD DKI Jakarta.

Pasalnya, surat pemecatan Viani belum dikirim PSI kepada pimpinan dewan.

"Sampai saat ini belum ada laporan secara lisan maupun surat ke kami dari PSI terhadap Viani," kata Aga, sapaan Augustinus saat di konfirmasi.

Baca juga: Kata Gubernur Anies Soal Sedekah di Tengah Pandemi

Bila surat itu sudah diterima DPRD, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi bakal langsung menindaklanjuti dengan bersurat kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).

Kemudian, KPUD bakal menunjuk pengganti Viani di DPRD DKI Jakarta.

Surat itu bakal dikirimkan kembali ke pimpinan DPRD DKI yang selanjutnya meneruskannya kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Selanjutnya, Anies bakal bersurat kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kemudian, Kemendagri bakal meneken surat pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD DKI Jakarta.

Bila surat itu sudah diterbitkan Kemendagri, barulah PSI bisa mengganti Viani dengan kadernya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved