Cerita Kriminal
Polisi Identifikasi Pelajar Hendak Tawuran Pakai Sajam di Lenteng Agung, Diduga dari Sekolah Ini
Polisi telah mengidentifikasi sejumlah pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (4/10/2021).
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Elga H Putra
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Polisi telah mengidentifikasi sejumlah pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (4/10/2021).
Kapolsek Jagakarsa Kompol Endang Sukmawijaya mengatakan, para pelajar tersebut diduga masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
"Kalau indikasinya (pelajar yang tawuran dari) SMP PGRI 23. Tapi kita masih selidiki, masih kita selidiki," kata Endang saat dikonfirmasi, Selasa (5/10/2021) malam.
Namun, Endang menyebut para pelajar belum melakukan tawuran lantaran sudah lebih dulu dibubarkan polisi dan warga.
"Enggak jadi tawuran, baru pada turun mereka ini. Jadi kita halau sama anggota sama masyarakat juga, enggak jadi tawuran," ujar dia.
Baca juga: Peringatan untuk Orangtua, Pelajar Tawuran di Lenteng Agung Bakal Kehilangan Kartu Jakarta Pintar
Meski demikian, jajaran Polsek Jagakarsa berencana menyambangi SMP PGRI 23 Jakarta untuk memberikan penyuluhan dan imbauan kepada para pelajar, Rabu (6/10/2021).
"Kita melaksanakan kegiatan penyuluhan dan imbauan supaya mereka (pelajar) tidak tawuran," tutur Endang.
Tawuran pelajar di Jalan Raya Lenteng Agung terjadi pada Senin sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Video yang menampilkan saat pelajar terlibat tawuran juga viral di media sosial.
Dalam video tersebut, para pelajar yang terlibat tawuran tampak berlarian sambil membawa senjata tajam.

Sejumlah warga yang berada di lokasi kemudian berupaya membubarkan para pelajar yang terlibat tawuran.
Sementara itu, Kasudin Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah 2 Abd Rachem memastikan pihaknya akan mengusut para pelajar yang terlibat tawuran.
"Pasti, pasti diusut siapa (pelajar yang terlibat tawuran)," kata Rachem saat dihubungi, Selasa (5/10/2021).
Hingga saat ini, Rachem mengaku belum mengetahui pelajar dari sekolah mana saja yang terlibat tawuran.
Ia pun akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengusut aksi tawuran tersebut.
"Saya belum dapat informasi, saya akan coba koordinasi dulu. Yang pasti kita akan usut," tegas dia.