Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Bidan ke Ibu Hamil, Wagub DKI Bilang Masih dalam Pemeriksaan

Pemprov DKI Jakarta menyebut kasus dugaan pelecehan verbal yang dilakukan oknum bidan terhadap ibu hamil sembilan bulan masih dalam proses pemeriksaan

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Elga H Putra
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Gedung DPRD DKI daat diwawancarai awak media, Kamis (7/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta menyebut kasus dugaan pelecehan verbal yang dilakukan oknum bidan terhadap ibu hamil sembilan bulan masih dalam proses pemeriksaan.

Hal ini diungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Gedung DPRD DKI, Kamis (7/10/2021).

"Ya itu dalam penelitian ya sudah disampaikan ya nanti pihak terkait melakukan pengecekan ya.

Tentu kami prihatin mudah-mudahan tidak terjadi lagi, mudah-mudahan berita itu tidak benar ya. Nanti kita akan cek dan sedang dalam proses pemeriksaan," katanya di lokasi.

Bila terbukti melakukan pelanggaran, pihaknya melalui Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan mengambil kebijakan tegas.

Baca juga: Bukan karena Prestasi, Oknum Bidan di Puskesmas Jakarta Barat Viral karena Dugaan Pelecehan Verbal

Pemberian sanksi juga akan dilakukan termasuk pencabutan surat tanda registrasi bidan sementara bagi oknum bidan yang terlibat.

"Tentu ada sanksinya nanti diatur ya sdg dlm proses pemeriksaan," ungkapnya.

Untuk diketahui, Dinas Kesehatan DKI Jakarta tengah menelusuri perihal dugaan pelecehan verbal yang dilakukan oleh oknum bidan di Puskesmas Jakarta terhadap seorang ibu hamil yang viral.

Ilustrasi melahirkan
Ilustrasi melahirkan (TRIBUNNEWS.COM)

Diunggah via Tik Tok, postingan dari pemilik akun @stevfanywijjaya tengah viral dan menjadi perbincangan.

Dalam video tersebut ia menceritakan bila saudaranya yang tengah hamil sembilan bulan mengalami pelecehan mental dan psikolog dari salah satu Puskesmas di Jakarta Barat, di wilayah Jembatan Lima.

Lebih lanjut, ia menuturkan ada sejumlah pelecehan verbal yang dilakukan oleh bidan yang berjumlah 3-5 orang.

Mulai dari mengejek perihal keputihan yang dialami saudara saat pengecekan pembukaan ibu hamil hingga terkait BPJS.

Menanggapi kasus ini, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas kesehatan DKI, Purwadi  buka suara.

Purwadi mengatakan saat ini pihaknya tengah menelusuri kebenaran video tersebut.

Baca juga: Viral Bidan Puskesmas di Jakarta Barat Diduga Hina Ibu Hamil Saat Persalinan, Dinkes Turun Tangan

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved