PON Papua

Partai Penentuan Aceh Vs Sumut di Sepak Bola PON Papua, Fakhri Husaini Khawatir Kondisi Pemainnya

Tim sepak bola Aceh masih memiliki peluang besar untuk melaju ke babak semifinal Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Editor: Wahyu Septiana
Tribunnews/Jeprima
Fakhri Husaini saat mendampingi tim sepak bola PON Aceh berlaga di Stadion Mandala, Jayapura. Tim sepak bola Aceh masih memiliki peluang besar untuk melaju ke babak semifinal Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAYAPURA - Tim sepak bola Aceh masih memiliki peluang besar untuk melaju ke babak semifinal Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Saat ini, Aceh sedang bersaing sengit dengan tuan rumah Papua dan Sumatera Utara di babak 6 besar penyisihan grup D.

Di laga pertama, Aceh harus mengakui keunggulan Papua dengan skor tipis 1-0.

Di laga selanjutnya, tim sepak bola Aceh wajib meraih hasil maksimal atau memenangkan pertandingan melawan Sumatera Utara.

Kemenangan diperlukan untuk menjaga peluang tim asuhan pelatih Fakhri Husaini itu ke babak semifinal.

Fakhri Husaini saat mendampingi tim sepak bola PON Aceh berlaga di Stadion Mandala, Jayapura.
Fakhri Husaini saat mendampingi tim sepak bola PON Aceh berlaga di Stadion Mandala, Jayapura. (TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA)

Pertarungan Aceh melawan Sumatera Utara akan berlangsung di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Jumat (8/10/2021) sore WIT.

Kendati demikian, tim sepak bola Aceh memiliki kendala besar lantaran banyak pemainnya mengalami kelelahan akibat jadwal pertandingan padat.

Baca juga: Dugaan Sepak Bola Gajah PON Papua, Fakhri Husaini: Mereka Ngomong Begitu Sambil Ngopi

Selain kelelahan, sejumlah pemain dari Aceh mengalami cedera dan perlu mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Ini perosalan kami, banyak pemain cedera, tapi rotasi yang kami buat berjalan baik," kata Fakhri Husaini saat ditemui Tribun Network di Stadion Mandala, Kota Jayapura.

"Ini tidak mudah untuk pengembalian kondisi, kami harus lakukan rotasi sebaik mungkin," tambahnya.

Fakhri Husaini menyadari waktu istirahat yang singkat dari pasukannya sangat menyulitkan untuk pengembalian kondisi fisik.

Pelatih kepala Timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaini saat ditemui di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (1/11/2019).
Fakhri Husaini saat ditemui di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (1/11/2019). (TribunJakarta.com/Wahyu Septiana)

Tim pelatih sepak bola Aceh memilih cara rotasi untuk menjaga kondisi pemainnya agar tetap terjaga dengan baik.

"Waktu istirahat sehari, tentu kerja keras untuk memperbaiki dan mempercepat recovery mereka. Kalau dari teori itu sulit karena main kemarin, istirahat sekali, terus main lagi itu sulit," ungkapnya.

Lebih lanjut, Fakhri Husaini juga mempunyai catatan penting terkait performa anak asuhnya di ajang PON Papua.

Selain meningkatkan kondisi fisik dan rotasi, para pemain perlu diberikan motivasi tambahan.

Baca juga: Animo Penonton Besar, GOR Cenderawasih Tak Muat Tampung Masyarakat Papua: Panitia Siapkan Videotron

Ini diperlukan untuk menjaga asa dan semangat pemain demi mencapai target yang telah ditentukan.

"Mental yang dipersiapkan, saya bangga dengan seluruh pemain, mereka main disipilin, dapat tekanan dari sana sini tapi masih bisa tampil luar biasa. Selain recovery, aspek mental juga penting," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved