Breaking News:

Lapas Tangerang Terbakar

Jenazah WNA Nigeria Korban Lapas Tangerang Akhirnya Teridentifikasi

Tim DVI berhasil mengidentifikasi jenazah Samuel Machado Nhavene (38), narapidana korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Tumpukan kantong jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang di RSUD Kabupaten Tangerang, Rabu (8/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi jenazah Samuel Machado Nhavene (38), narapidana korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten.

Katim Rekonsiliasi Operasi DVI Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Kombes Agung Widjajanto mengatakan jenazah warga negara asing (WNA) asal Nigeria itu teridentifikasi pada Rabu (6/10/2021).

Dari total 41 jenazah narapidana korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, jenazah Samuel merupakan yang paling akhir teridentifikasi berdasar pencocokan data antemortem dengan postmortem.

"Sehingga jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang telah dapat teridentifikasi seluruhnya, atau 100%," kata Agung saat dikonfirmasi di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (8/10/2021).

Jenazah Samuel jadi yang terakhir teridentifikasi karena Tim DVI menunggu sampel DNA antemortem dari anggota keluarga korban di negara asalnya dikirim ke Indonesia melalui Kedutaan Besar.

Lamanya identifikasi juga karena saat berkoordinasi mendapatkan data DNA antemortem, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) salah mengira kewarganegaraan Samuel.

Awalnya Ditjen PAS mengira Samuel merupakan WNA asal Afrika Selatan, tapi setelah proses koordinasi melibatkan Kementerian Luar Negeri, diketahui korban merupakan warga negara Nigeria.

Baca juga: 6 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Tak Ditahan, Polisi Enggan Ungkap Alasannya

"Teridentifikasi berdasar data pembanding DNA dari anak kandungnya," ujar Komandan Operasi DVI Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang Kombes Hery Wijatmoko.

Meski sudah teridentifikasi, jenazah Samuel kini masih berada di ruang Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati atau lokasi Posko Postmortem Tim DVI karena menunggu proses penyerahan.

Dalam proses penyerahan jenazah ini Tim DVI lebih dulu menyerahkan jenazah ke Ditjen PAS, selanjutnya Ditjen PAS bakal berkoordinasi dengan pihak Kedutaan Besar Nigeria terkait waktu penyerahan.

Sebagai informasi, pada Rabu (8/9/2021) sebanyak 41 jenazah narapidana korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diidentifikasi Tim DVI.

41 jenazah diidentifikasi  RS Polri Kramat Jati terdiri dari 40 korban yang ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu dalam perjalanan menuju Rumah Sakit (RSUD) Tangerang.

Narapidana korban luka berat yang meninggal saat menjalani perawatan intensif di RSUD Tangerang tidak dibawa ke RS Polri Kramat Jati karena identitasnya sudah dipastikan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved