Breaking News:

Ketika Novel Baswedan Nikmati Nasi Goreng Tigor Eks Pegawai KPK: Sajian Berintegritas

Mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan sambangi warung nasi goreng milik rekan sesama eks KPK Juliandi Tigor Simanjuntak. Begini ceritanya.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Novel Baswedan bersama keluarga mencicipi nasi goreng Bang Tigor eks pegawai KPK di Jalan Raya Hankam, Kota Bekasi, Senin (11/10/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK MELATI - Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan sambangi warung nasi goreng milik rekan sesama eks KPK Juliandi Tigor Simanjuntak.

Novel datang bersama istri dan anak-anaknya, lokasi warung nasi goreng milik Tigor berada di Jalan Raya Hankam, Kelurahan Jatirahayu, Pondok Melati, Kota Bekasi, Senin (11/10/2021).

Kedatangan Novel di warung nasi goreng milik Tigor merupakan bentuk dukungan, dia mengatakan, rekannya merupakan sosok berintegritas.

Apapun yang dibuat Tigor ,lanjut dia, merupakan sebuah sajian penuh integritas dan sepenuh hati termasuk nasi goreng.

"Saya ikut memberikan support, apapun yang kita lakukan dalam koridor menjaga integritas dalam rangka kejujuran, itu hal yang luar biasa," kata Novel di Bekasi.

Baca juga: Alih Profesi, Cerita Eks Pegawai KPK Kini Jualan Nasi Goreng di Pinggir Jalan Kota Bekasi

"Segala hal yang dia buat, bang Tigor adalah ahli hukum punya pengalaman baik nasional maupun internasional, saya mengetahui betul kemampuan itu," jelasnya.

Novel mengaku, nasi goreng buatan Tigor memiliki cita rasa. Dia berharap, usaha yang dijalankan eks pegawai KPK itu dapat sukses.

Eks pegawai KPK Juliandi Tigor Simanjuntak saat melayani pesanan nasi goreng di usaha barunya di Jalan Raya Hankam, Kota Bekasi, Senin (11/10/2021)
Eks pegawai KPK Juliandi Tigor Simanjuntak saat melayani pesanan nasi goreng di usaha barunya di Jalan Raya Hankam, Kota Bekasi, Senin (11/10/2021) (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

"Semoga ke depan langkah-langkahnya apapun. Bisa maju dan hebat," terangnya.

"Paling penting adalah, bang Tigor buat nasi goreng dengan hati, dengan integritas, bukan dengan pencitraan itu yang paling penting," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved