Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kendala Puskesmas Ciracas Memvaksin Covid-19 ODGJ, Ada yang Menolak Hinga Kabur

Jajaran Puskesmas Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur menemui kendala dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Istimewa
ODGJ peserta vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (12/10/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Jajaran Puskesmas Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur menemui kendala dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan pendampingnya.

Kepala Puskesmas Kecamatan Ciracas, Santayana Daulay, mengatakan sejumlah ODGJ menolak divaksin.

"Kita sudah hubungi semua pasien. Tapi kembali lagi, ada yang kabur, ada yang menolak, ada yang keluarganya belum bersedia mengantar," kata Santayana di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (11/10/2021).

Pihaknya sengaja menghubungi satu per satu pasien ODGJ yang rutin berobat di Puskesmas Ciracas agar mengikuti vaksinasi Covid-19 yang hari ini digelar.

Selain memperingati hari kesehatan jiwa dunia tahun 2021 yang diperingati pada 10 Oktober, kegiatan digelar guna menciptakan herd immunity atau kekebalan komunal Covid-19.

"Kendala paling pertama mengajak mereka dulu ya karena dengan kesulitan-kesulitan, membujuk itu tadi. Kedua, yang mengantarnya juga belum tentu bisa karena kadang enggak stabil pasiennya, kendalanya paling besar di situ," ujarnya.

Santayana menuturkan vaksinasi Covid-19 untuk ODGJ dan pendampingnya menggunakan vaksin jenis Pfizer dalam rangka memperingati hari kesehatan jiwa dunia hanya digelar satu hari.

Baca juga: Masuk Kategori Rentan Penularan, Puluhan ODGJ di Ciracas DIsuntik Vaksin Covid-19

Tapi pihaknya membuka peluang para ODGJ dan pendampingnya yang belum divaksinasi dapat mengikuti vaksinasi di sentra-sentra yang digelar Satgas Covid-19 Kecamatan Ciracas.

"Tidak menutup kemungkinan kita layani di semua sentra vaksin atau dengan janjian dengan para petugas di layanan kesehatan di ruangan psikologi. Jadi kontinu sampai pandemi selesai," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved