Breaking News:

Ikut KSBB Pangan, Pemilik Warteg Senang Dagangannya Diborong Donatur

Program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) pangan Pemprov DKI Jakarta disambut baik pengusaha Warung Tegal (Warteg) di Jakarta Timur

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Bima Putra / Tribun Jakarta
Takuri (45), saat memberi keterangan terkait program KSBB pangan diikutinya di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (14/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) pangan Pemprov DKI Jakarta disambut baik pengusaha Warung Tegal (Warteg) di Jakarta Timur.

Takuri (45), pemilik Warteg Family di Jalan Penggalang, Kecamatan Matraman yang terlibat dalam KSBB pangan mengaku senang karena dagangannya dibeli pihak donatur.

Sebanyak 200 paket makanan siap saji dibuatnya dibagikan ke warga sekitar yang beraktivitas di Jalan Penggalang dan Pasar Matraman Kebon Kosong pada Kamis (14/10/2021).

"Menunya ayam, sayur, tahu, tempe. Ya pokoknya buat menu orang makan kan," kata Takuri di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (14/10/2021).

Dia menyambut baik program KSBB pangan karena omzet dagang yang biasa mencapai Rp 3 juta dalam satu hari menyusut sekitar 50 persen sejak tahun 2020 pandemi Covid-19 melanda.

Dengan adanya program KSBB pangan, dagangan Takuri dan pengusaha Warteg yang tergabung dalam Komunitas Warteg Nusantara (Kowanatara) ludes diborong donatur.

"Harapannya kita semua dan rekan kita pengusaha Warteg mudah-mudahan bisa bangkit lagi. Kowanatara bisa bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta, kembali sedia kala," ujarnya.

Baca juga: Cerita di Balik Gubernur Anies Memberi Nama Permata Annisa Nusantara untuk Cucu Pemilik Warteg

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, program KSBB sudah dijalankan selama 1,5 tahun, diawali pemberian dalam bentuk sembako hingga sekarang menjadi makanan.

Para pengusaha Warteg dilibatkan dalam KSBB pangan karena semenjak pandemi Covid-19 melanda pemasukan mereka anjlok terdampak pembatasan kegiatan masyarakat.

"Dengan cara seperti ini, satu sisi pemerintah memberikan bantuan, tapi di sisi lain pemerintah menyediakan platform bagi masyarakat yang memiliki kelebihan kepada masyarakat yang kekurangan," tutur Anies.

Menurut Anies banyak pihak atau donatur yang hendak memberikan bantuan ke warga, tapi tidak tahu harus menyalurkan ke mana bagaimana caranya agar tepat sasaran ke warga.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat bersantap siang di Warteg Family milik Takuri (45), Matraman, Jakarta Timur, Kamis (14/10/2021).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat bersantap siang di Warteg Family milik Takuri (45), Matraman, Jakarta Timur, Kamis (14/10/2021). (Bima Putra / Tribun Jakarta)

Sehingga Pemprov DKI Jakarta menggagas program KSBB dengan melibatkan pihak yang hendak membantu dan warga yang secara ekonomi terdampak pandemi Covid-19.

"Melibatkan Warteg-warteg yang ada di Jakarta. Warteg terima order, jadi mereka bergerak. Masyarakat mendapat pangan yang siap dimakan," lanjut Anies.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved