Breaking News:

Pembangunan Simpang Temu Dukuh Atas Dimulai, Anies: Jakarta akan Sejajar Kota Besar di Dunia

Pembangunan ini, kata Anies, bisa menjadi momentum perubahan sistem transportasi Jakarta, dari Car Oriented menjadi Public Transport Oriented.

MITJ via Kompas.com
JPM Dukuh Atas 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan pembangunan Simpang Temu (Transport Hub) Dukuh Atas yang berlokasi di lahan bekas Pasar Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/10/2021). 

Kawasan tersebut nantinya menjadi pemicu perkotaan dan kelak Jakarta bakal sejajar dengan sejumlah kota besar di dunia sebagai kota yang layak huni dan berkelanjutan (liveable city).

"Pembangunan kawasan ini diharapkan bisa mencerminkan orientasi masa depan, yang diharapkan menjadi pemicu regenerasi perkotaan, sehingga Jakarta sejajar dengan kota-kota besar lain di dunia dan sebagai perwujudan dari liveable city. Titik ini di kawasan Dukuh Atas menjadi kawasan pertama, di mana kita lakukan pembangunan dengan konsep berorientasi transit," ujar Anies yang dikutip TribunJakarta.com, Kamis (14/10/2021).

Menurut Anies, desain Simpang Temu Dukuh Atas merupakan hasil dari sayembara.

Dengan begitu, karya tersebut berorientasi pada pejalan kaki, pengguna sepeda, serta ruang terbuka publik yang dapat digunakan masyarakat beraktivitas.

Proyek pengerjaan Stasiun Integrasi CSW atau Cakra Selaras Wahana di Kebayoran Baru Jakarta Selatan, yang masih terus dikebut.
Proyek pengerjaan Stasiun Integrasi CSW atau Cakra Selaras Wahana di Kebayoran Baru Jakarta Selatan, yang masih terus dikebut. (TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA)

Pembangunan ini, kata Anies, bisa menjadi momentum perubahan sistem transportasi Jakarta, dari Car Oriented menjadi Public Transport Oriented.

"Kita mengharapkan adanya perubahan suasana baru, di mana pembangunan Simpang Temu yang terdiri dari 2 basement dan 11 lantai ini, memiliki fungsi mixed use. Dalam hal ini bisa sebagai perkantoran, retail dan transit plaza berupa drop-on/drop-off Transjakarta dan Ojek Daring, serta rencana tahap selanjutnya untuk dihubungkan dengan Stasiun KCI Sudirman," jelasnya.

Sebagai informasi, pembangunan ini merupakan kolaborasi PT MRT Jakarta, Perumda Pasar Jaya,  PT Pembangunan Perumahan (Persero) dan para pemangku kepentingan lainnya. 

Sementara untuk proses konstruksi direncanakan mulai dilaksanakan pada Oktober 2021 dan ditargetkan selesai pada Maret 2023.

Simpang Temu Dukuh Atas akan dibangun di atas tanah seluas 3.129 meter persegi berdasarkan sertifikat lahan, yang akan digunakan untuk pembangunan sekitar 2.445 meter persegi pada lahan Perumda Pasar Jaya.

Kemudian, PT MRT Jakarta akan melakukan skema sewa lahan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved