Pelaku Masih Buron, Pria di Bekasi yang Dianiaya Tetangganya Gara-gara WiFi Dihantui Ketakutan
Lasdo Apuan (35), korban penganiayaan yang dilakukan tetangganya sendiri gara-gara dituduh nyolong WiFi kini dihantui ketakutan.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Elga H Putra
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, KARANGBAHAGIA - Lasdo Apuan (35), korban penganiayaan yang dilakukan tetangganya sendiri gara-gara dituduh nyolong WiFi kini dihantui ketakutan.
Pasalnya, hingga kini pelaku masih buron.
Lasdo saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku berinisial EM (60) hingga saat ini masih diburu polisi sejak peristiwa penganiayaan pada Senin (11/10/2021) lalu.
"Khawatir karena dia sudah ngumbar omongan mau membunuh saya dan keluarga sebelum kejadian," kata Lasdo, Sabtu (16/10/2021).
Lasdo saat ini tinggal di rumah bersama istri, tiga orang anak dan satu orangtua.
Baca juga: Polisi Buru Penganiaya Tetangga Gara-gara Perkara WiFi di Cikarang
Sedangkan keberadaan pelaku hingga kini tidak diketahui rimbanya.
Adapun jarak rumah Lasdo dengan pelaku kurang lebih sekitar meter.
Di kediaman pelaku EM saat ini masih tampak aktivitas anggota keluarga lainnya.

"Kalau istrinya saya lihat masih ada di rumah, masih keluar kerja sebagai pijit keliling, tapi sekarang anaknya yang antar," ucapnya.
Biasanya, aktivitas EM memang antar jemput istrinya.
Kini, dia pergi entah kemana usai menganiaya Lasdo menggunakan kapak hingga menyebabkan luka.
Lasdo mengaku, pihaknya telah menghubungi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk dibantu selama pelaku masih buron.
"Saya sudah menghubungi LPSK, mau melapor supaya saya bisa dapat perlindungan, baru nanya-nanya persyaratannya apa aja," ucapnya.
Polres Metro Bekasi masih memburu pelaku yang membacok tetangganya sendiri gara-gara perkara pasword wifi di Perumahan Karanganyar Residence, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi.
Baca juga: Sibuk Antar Gas dan Air Galon, Keheranan Pria di Bekasi Dianiaya Tetangga Gegara Password WiFi